[Jepang] Tokyo : Khaosan Tokyo Original

Khaosan Tokyo Original
Khaosan Tokyo Original

Pada mulanya mengingat Tokyo adalah kota terlama yang kami singgahi, gw dan Uke sempat berniat menyisihkan uang lebih untuk penginapan berstandar hotel. Bisalah pangkas sana-sini untuk alokasi budgeting hotel dan mulailah kami bergerilya mencari penginapan sesuai dengan kondisi keuangan.

Dimulai dari area yang notabennya mahal seperti Shinjuku, Shibuya, Harajuku, Ginza, Ueno hingga Asakusa kami ubek-ubek.
Hasilnya bisa dipastikan nol besar! -_-

Nol-nya karena tarif kamar per malamnya cukup membuat kami menghela nafas. Mahal sangat! Rata-rata harga penginapan dimulai dari angka satu juta!
Kalaupun harganya miring, lokasi penginapan berada di daerah pinggiran Tokyo ataupun kurang strategis dari stasiun subway. Big no-no! *geleng-geleng kepala*

Second plan, Air BnB.

Browsing-browsing kesana kemarih, gw sempat menemukan beberapa target eksekusi. Tak lama berselang, keluarlah informasi bahwa status Air BnB masih dipertanyakan keabsahannya oleh Pemerintah Jepang.

Menggalaulah kembali.
Daripada cari perkara, tercoretlah Air BnB dari list.

Opsi terakhir, hostel.

Pilihan mengerucut pada grup Khaosan yaitu Khaosan Tokyo Kabuki dan Khaosan Tokyo Original.

Kenapa…?
Karena hanya dua penginapan inilah mempunyai lokasi strategis, berdekatan dengan pintu exit subway dan berada di area Asakusa.

Hampir setiap hari gw membuka website Khaosan demi mendapatkan sebuah kamar twin private di Khaosan Tokyo Kabuki. Sayangnya selama tiga bulan gw menanti hingga H-7, kamar ini tidak available. Aku kan merindukan Naoto-san! #gagal fokus# *mata kedip-kedip*

Pilihan akhir jatuh ke twin room private di Khaosan Tokyo Original. Harga yang dipatok untuk twin room private sebesar 5.000 Yen/kamar. Murah kan…???
Gak ada deh hostel dengan kamar twin room private semurah inih.. 😀

How to get there?
Gampang!
Tinggal ikutin petunjuk yang tertulis di website dan email konfirmasi mereka. Petunjuknya jelas!
Hanya tinggal pintar-pintarnya kalian bisa membaca peta atau gak. Kikikik…
Minta di asah golok banget yak?!?!?! 😛

Fyi, waktu tempuh berjalan kaki antara stasiun dengan penginapan hanya membutuhkan waktu 3-5 menit. Gak pake nyasar. Dekat bukan???

Testimoni :

Kita ulas sisi positif dulu yah..

Lokasi Khaosan Tokyo Original sangat strategis dan dekat dengan pintu exit stasiun Asakusa. Adanya kereta direct dari Bandara Narita menuju stasiun Asakusa menambah point positif penginapan ini.

Rate per malamnya terbilang murah jika dibandingkan dengan hostel lain. Gw sempat mengobrol dengan dua orang turis dari Kanada, komentarnya “ Lo gak akan menemukan harga penginapan semurah Khaosan Tokyo Original! “.
Ah, setujuh pake banget, gan!

Peralatan masak dan makan di Khaosan Tokyo Original terbilang lengkap. Walaupun dining room-nya hanya menyediakan 4 tempat duduk, gw tetap merasa nyaman untuk makan dan mengobrol dengan tamu lain. Inilah perbedaan penginapan antara hotel dan hostel. Feels like home.

Sama seperti di Khaosan Tokyo Kabuki, staf di Khaosan Tokyo Original bisa dikatakan sangat ramah dan helpful. Entah ini kebijakan hostel atau memang kebaikan dari staf hostel, kami diperbolehkan menitipkan koper di luggage room selama meninggalkan Tokyo. Lumayankan bisa menghemat uang penyewaan loker untuk 3 hari.

Khaosan Tokyo Original mempunyai teras di rooftop yang berfungsi sebagai tempat sunbathing, menjemur pakaian dan tempat melamun. Jika kalian punya waktu banyak, naiklah ke rooftop di saat matahari akan terbenam dan menikmati pemandangan kapal lalu lalang di Sumida River. Berasa melow-melow gimana gituh.

Negatifnya…

Perlu di ingat ya, gaes!
Ada harga ada barang. Jadi dipertimbangkan secara arif dan bijaksana. 😛

Pertama, luas twin room private sangat kecil!
Jarak antara dinding kamar dengan tempat tidur hampir seperti gang senggol. Salah satu dari kami harus masuk ke dalam salah satu tempat tidur, barulah yang lain bisa lewat. Kebingungan selanjutnya, dimanakah tempat untuk shalat dan meletakan koper? 😦

Kedua, bidet di semua (note : ada 4) toilet rusak!
Pencet tombol bidet sana-sini hasilnya nihil!
Tidak ada satu tetes air keluar!
Keajaiban hanya terjadi satu kali. Itupun di saat gw sudah siap dengan peralatan perang. Huhuhu…

Mau-tidak mau, suka-tidak suka, gw selalu menenteng botol air mineral setiap masuk toilet. Sedangkan Uke lebih baik menahan diri untuk BAB di toilet umum seperti toilet subway ataupun mall. *kekep erat-erat batu*

Ketiga, pilihan di tangan kalian… 😉

Khaosan Tokyo Original

2-1-5 Kaminarimon, Taito-ku,

Phone :
International Call
: +81-3-3842-8286
Domestic Call : 03-3842-8286

Reception business hour : 08.00 – 21.00
Check-in : 15.00 – 21.00
Check-out : 11.00

KHAOSAN TOKYO ORIGINAL

Kitchen and dining room, dibelakangnya adalah common room
Dapur dan dining room, dibelakangnya adalah common room dan luggage room
Foto dari sudut kamar
Foto dari sudut kamar
Gang senggol, yes?
Gang senggol, yes?
Penampakan dari pintu kamar - Kamar pertama
Penampakan dari pintu kamar – Kamar pertama
Penampakan kamar kedua, lebih lowong karena Uke belum hadir :D
Penampakan kamar kedua, lebih lowong karena Uke beserta kopernya belum hadir 😀
Toilet kering!
Ini namanya jadi toilet kering!
Penampakan rooftop
Penampakan rooftop
Pemandangan dari rooftop ke Sumida River
Pemandangan dari rooftop ke Sumida River
*menatap nanar hape*
Haluuuuuuuuu……… *mantengin Wasap*
River
Sumida River
The famous icon
The famous icon, Asahi Beer
Berhubung staf hostel mengetahui nama gw hampir sama dengan nama karakter Pikachu di Pokemon, doi memberikan souvenir origami Pikachu. Imut ya!
Berhubung staf hostel mengetahui nama gw hampir sama dengan nama karakter Pikachu Pokemon, doi memberikan souvenir origami Pikachu. Imut ya!
Advertisements

11 thoughts on “[Jepang] Tokyo : Khaosan Tokyo Original

  1. vik, sama kaya uke, gue juga ga pernah BAB disana :D. Tapi gue kasih poin 8,5/10 deh penginapan ini, secara gue belum pernah nginep di hostel lain, jadinya terkagum kagum deh . Ternyata nginep di hostel seru bener ya, bisa bercengkrama dengan tamu yang lain, bisa masak jugaa, bisa ngelaundry juga. TOP deh
    Ada banyak jalan menuju khaosan Tokyo original ini, yang paling cepat lewat exit subway yang pake lift itu lo, gue baru nyadar setelah 2 hari nginep disana.

    1. Hahahaha…
      Stress BAB nya barengan sama Uke.. 😂

      Ya ituh, kl menurut gw, feels like home. Apalagi kalau ketemu penghuni hostel yang seru diajak ngobrol, bisa tukar informasi tempat wisata, informasi negaranya, chit-chat gak penting, lumayanlah buat menambah pengalaman hidup. 😊
      Biasanya tamu di hostel lebih ramah, friendly dan sering tegur sapa antar sesama tamu, dibandingkan kalau kita menjadi tamu di hotel, terasa lebih privacy dan individualiszzzz…

      Jadi, berminat nginep di hostel lagi, Doena? 😉

  2. Dan sampe Oktober kemaren mba.. bidetnya masih rusak! Hahaa. Aku sebelumnya habis dari Piece Hostel Kyoto itu, jadinya berasa njomplang banget.. itu mba koper boleh dibawa naik ya? Aku dari awal disuruh taro luggage room aja. Dibawa naik udah susaah bawanya, nggak ada tempatnya jugaa.. haha.

    1. Huaaaaa…
      Gak ada perbaikan ya toiletnya???
      Padahal kalau liat reviewnya, orang-orang banyak yang komplain toiletnya. 😑
      Dinikmati deh suka dukanya tidur di hostel, Difa. Apalagi kalau sudah ngerasain Piece Hostel Kyoto. Bak menelan pahit kenyataan hidup.. 😂

      Berhubung barang-barang penting bertebaran di koper, koper dan ransel kita angkut ke kamar. Petugasnya juga gak komentar, trus dia ngebantuin bawa koper ke atas. *turis manja bin pemalas*
      Kitanya sih hepi-hepi aja dibantuin. ☺️

      1. Iyaa mba begitulaah.. untungnya cuma 2 hari di sini, 4 hari di Tokyo sisanya udah booking Anne. Secara fasilitas sih Anne jauh lebih oke (ada lift! Ini penting abis, hahaa). Tapi entah kenapa hostel kecil macam Khaosan Original ini (sama J-Hoppers Osaka juga) rasanya lebih hangaat, orang2nya lebih suka basa basi.. approachable gitu lah. Soalnya di Piece Hostel sama Anne guest2nya cenderung cueek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s