[Jepang] 2016 – Day 7 : Tokyo Disney Sea

Hmmm…
Ceritanya mumpung mood ngedit dan nulis sedang beleber, gw bukalah file foto Tokyo DisneySea.

Tapi…
Tapi…
Dan tapi…
Pas gw lihat satu persatu, kenapa hasil fotonya gak ada yang okeh??? -_-

Yang miring lah.
Yang gak asimetris.
Yang ngeblur.
Yang objek fotonya gak jelas maksudnya.

Hadeuuuuhh….

Dari 1082 buah foto hasil karya nangkring seharian di Tokyo DisneySea, hanya terseleksi 22 foto keceh tanpa embel-embel editan ?!?!?!

Kedodolan selanjutnya…
Ketika gw berusaha keras mengingat satu persatu wahana yang kami naiki, tidak ada satupun gambaran yang nyantol di memori gw kecuali bagian Toy Story Mania! *nantikan cerita Toy Story Mania!*

*mulai sibuk browsing*
*buka yutub*

“ Ke, gw mulai lupa kayak apa wahana yang kita naikin”
“ Bah! Apalagi gw “

Matek gw!

Mau nulis apa ini?
Bisa di skip aja gak postingan Tokyo DisneySea-nya..?

*pasang muka (sok) manis*
*menatap layar kosong lepi*
*sigh*

Baiklah!
I’ll do my best!
*kibas jilbab*

*****

Friday, May 6th 2016

Dengan alasan menghindari antrian akibat libur panjang Golden Week ditambah dengan contekan dari website tidak resmi ini dan ini yang menginformasikan jumlah perkiraan pengunjung di Tokyo DisneySea pada hari Jumat relatif lebih sepi sedikit daripada hari-hari lainnya, kami semakin memantapkan diri mengunjungi Tokyo DisneySea pada hari Jumat.

Pada pukul 08.15 perjalanan dimulai dengan menaiki kereta Toei Subway Asakusa Line menuju stasiun Ningyocho, bertukar kereta Tokyo Metro Hibiya Line menuju stasiun Hatchobori dan meneruskan perjalanan dengan JR Keiyo Line menuju stasiun Maihama. Tiket satu rute ini dikenakan biaya 500 Yen.

Sesampainya di Tokyo Disney Resort, monorail menjadi armada transportasi selanjutnya dengan tarif sekali jalan adalah 260 Yen.

Penjelajahan Tokyo DisneySea, satu-satunya DisneySea di dunia, dimulai!

Tokyo DisneySea
Tokyo DisneySea

Tokyo DisneySea map
Tokyo DisneySea Map

Biar gak nyasar...
Biar gak nyasar…

Operational hours :
08.00-22.00 (check the website)

Fare 1-Day Pasport :
Adult 7.400 Yen, Junior (12-17) 6.400 yen & child (4-11) 4.800 Yen

http://www.tokyodisneyresort.jp/en/tds/

Begitu memasuki Tokyo DisneySea, suasana atmosfer ciri khas Disney sangat terasa.
Aroma-aroma euphoria tercium semerbak!

Baru berjalan beberapa meter di DisneySea Plaza, tersebarlah pemandangan gerobak-gerobak souvenir DisneySea yang menjual bando, topi dan aksesoris ciri khas Disney. Gw yang tadinya tidak berminat membeli (apalagi setelah melihat harganya!), jadi tergoda setelah Uke mulai memilih-milih bando. Akhirnya sebuah bando Mickey Mouse berpindah tangan kepala.

Tak jauh dari tempat kami berdiri, sebuah rombongan marching band sedang beraksi menunjukan keterampilannya beratraksi dan bermain alat musik.

Go to the moooonnn, Mickey....!!!
Go to the moooonnn, Mickey….!!!

DisneySea Plaza
DisneySea Plaza

Marching Band DisneySea #1
Marching Band DisneySea #1

Marching Band DisneySea #2
Marching Band DisneySea #2

Marching Band DisneySea #3
Marching Band DisneySea #3
Kawasan American Waterfront!

Woro-woro Jeng Uke yang selalu disampaikan dari jauh-jauh hari adalah
“Nanti kalau sudah masuk DisneySea, ngambil Fastpass Toy Story Mania dulu ya, Vik!”.

Siap, Bos!

Dari informasi yang bertebaran di dunia maya, hampir semua menuliskan bahwa ritual wajib-harus-dilakukan-pertama-kali ketika tiba di Tokyo DisneySea adalah mengambil tiket Fastpass Toy Story Mania.

Ngikut aja deh ya.
Berhubung eikeh juga lagi males gugling.

Cara mendapatkan Fastpass pun terbilang gampang.
Tinggal scanning barcode tiket masuk Tokyo DisneySea, nanti akan keluar tiket yang berisi jadwal masuk ke wahana, tanpa harus mengantri panjang.

Begitu mendapat tiket Fastpass Toy Story Mania, waktu giliran masuk yang tertera di tiket adalah pukul 21.05-22.00 sedangkan saat itu waktu baru menunjukan pukul 10.50 waktu setempat.

Oh,noooo….!
Selaris itukah dirimu Woody and Buzz?

3 Fastpass of Tokyo DisneySea
3 Fastpass of Tokyo DisneySea

Toy Story Mania
Toy Story Mania
Target wahana selanjutnya adalah Storm Rider, Kawasan Port Discovery.

Antrian memasuki wahana ini sangat menyita waktu.
70 menit, cyyiiin!

Bahkan Uke sempat membeli popcorn untuk cemal-cemil demi membunuh rasa bosan mengantri.

Wahana Storm Rider merupakan wahana 4D. Kita akan di suguhkan sebuah layar besar dimana para penonton diibaratkan menjadi penumpang pesawat, kemudian pesawat dihadapkan dengan hantaman badai, cuaca buruk, dkk hingga akhirnya pesawat terombang-ambing.

Rekomended gak?
So-so lah ya.
Kursinya terlalu keras menurut gw. 😀
#gagal fokus#

Lagi nyontek apa, seus? Mati gaya ya? :P
Lagi nyontek apa, seus? Mati gaya ya? 😛
Dari Storm Rider, trik selanjutnya mengambil Fastpass Indiana Jones Adventure : Temple of the Crystall Skull di kawasan Lost River Delta.

Setelah mendapatkan Fastpass Indiana Jones, lirik jam tangan masih menunjukan pukul 12.30. Kami mengejar pertunjukan Big Band Beat di Broadway Music Theatre, Kawasan American Waterfront untuk pertunjukan pukul 13.00. Sesampainya disana, kami sudah tidak diperbolehkan masuk dengan alasan kursi sudah penuh terisi.

Baiklah, sepertinya memang belum jodoh dengan pertunjukan Broadway.

Kami memutuskan berbelok makan siang di restoran Cape Cod Cook-Off dengan pilihan menu Fried Codfish Burger Set seharga 760 Yen.

Menu at Cape Cod Cook-Off
Menu at Cape Cod Cook-Off

Fried Codfish Burger Set
Fried Codfish Burger Set ; Price 760 Yen
Selesai makan, waktunya bertepatan dengan jam masuk wahana Indiana Jones Adventure : Temple of the Crystall Skull.

Yuk, capcus…

Wahana ini intinya roller coaster.
Untuk yang cemen dengan ketinggian seperti gw, wahana ini dalam batas wajar untuk disambangi. Hohohoho… *ketawa pongah*

Yuk, main Indiana Jones!
Yuk, main Indiana Jones!
Begitu kami keluar dari Indiana Jones Adventure, hujan rintik-rintik mulai membasahi Tokyo DisneySea. Kami mulai mencari kawasan indoor terdekat yaitu Mysterious Island.

Akibat salah tebak-menebak wahana, fastpass yang terambil adalah Fastpass 20.000 Leagues Under The Sea. Begitu mendapat Fastpass, cek jatah waktu masuk, ternyata kami sudah bisa langsung masuk 20.000 Leagues Under The Sea.

Menaiki wahana ini ibaratnya hibernasi.
Wong isi wahananya hanya bercerita perjalanan menaiki submarine, kemudian di cemplungin ke laut dan melihat makhluk-makhluk aneh versi bawah laut.

Tapi yang bikin gw terpukau, efek gelembung-gelembung udaranya sempat gw berpikir, ini kita benar masuk ke dalam air atau hanya efek teknologi canggih..??
Blubub-blubub (baca:gelembung) udaranya tampak sangat nyata.

Aaahh…
Amaizing bingid! So detail!
Kepikiran aja bikin blubub-blubub udara.

Fastpass
Fastpass 20.000 Leagues Under The Sea

Mysterious Island
Pintu masuk menuju 20.000 Leagues Under The Sea
Beres jalan-jalan di dalam laut, kami menyebrang menuju wahana Journey to the Center of the Earth.

Menurut orang-orang sih rekom yah!

Ternyataaaa…
Isi wahananya…

Diibaratkan menaiki kereta yang menjelajah menuju pusat bumi. Di awal perjalanan, akan ada berbagai macam makhluk aneh dengan kerlap-kerlip lampu warna-warni. Setelah itu kereta melesat masuk menuju kegelapan lampu temaram hingga akhirnya wuuuuzzzz…

Pandangan mendadak gelap.
Tanpa pemberitahuan (ini wahana, cyyinnn!), kereta mendadak drop turun dari ketinggian.

Dan teriaklah gw….!
Jantung gw pun rasanya teriak.

$#%@#%!2^%*&@07*$#)?{>”:}?+!U#
*atur nafas*
:mrgreen:

Hadeeeuuu…
Gw gak nyangka endingnya kayak ginih!

Journey to the Center of the Earth
Journey to the Center of the Earth

Sobotta kah ini...?
Temannya Sobotta kah ini…?

Lab at Journey to the Center of the Earth
Lab at Journey to the Center of the Earth
Selesai menenangkan diri, kami berpencar. Uke melancarkan niat shopping-nya sedangkan gw akan shalat. Gw menumpang shalat di ruangan Guest Relations yang berdekatan dengan DisneySea Plaza. Seperti biasa, gw permit kepada salah satu petugas untuk dapat shalat dan mereka akan meminjamkan salah satu ruangan kosong.

Namun saat ini Tokyo DisneySea sudah menyediakan prayer space di area DisneySea Electric Railway, Kawasan American Waterfront. Info selanjutnya dapat cek disini.

Berhubung sudah sekali ketinggalan pertunjukan di Broadway Music Theatre. Kami tidak mau ketinggalan lagi menonton Big Band Beat untuk pertunjukan pukul 18.00.

Kami langsung berdiri mengantri di bawah rintik-rintik hujan demi menonton Big Band Beat. Apesnya gw tidak membawa payung, begitu pula Uke. Kami pun gak rela menghabiskan 1.300 Yen demi sebuah jas hujan yang kemungkinan besar tidak akan dipakai di kemudian hari.

Kesannya sih romantis hujan-hujanan yeee…
Padahal kami ogah rugi mengeluarkan uang! 😛

Jalan cerita di Broadway Music Theatre, kurang lebih sama dengan pertunjukan The Golden Mickey di Hong Kong Disneyland. Rekomended jika kalian ingin melihat pertunjukan kolosal versi Disney.

Broadway Music Theatre
Broadway Music Theatre
Kawasan Arabian Coast menjadi kawasan terakhir yang kami kunjungi.

Berhubung hari sudah gelap, hujan tak kunjung henti, baju dan sepatu mulai basah serta kami tidak punya ide akan berkelana kemana, begitu melihat carousel kosong, kami segera melipir menuju di Caravan Carousel. Lumayanlah, itung-itung mengenang masa lalu naik carousel di Dufan sambil mengeringkan baju yang basah. 😛

Anda menuju kawasan Arabian Coast
Anda menuju kawasan Arabian Coast

Caravan Carousel.. Keceh ya carouselnya bertingkat ginih
Arabian Coast
Jam mulai menunjukan pukul 19.30.
Waktunya menonton Fantasmic di Kawasan Mediterranean Harbour!

Fantasmic adalah sebuah pertunjukan dengan lokasi utama di danau, menampilkan permainan cahaya, air, api, kembang api dan karakter-karakter khas Disney di atas perahu.

Sesampainya di kawasan Mediterranean Harbour, tempat-tempat strategis dan terlindung dari hujan sudah dipenuhi para pengunjung. Kami yang sudah tidak ngotot mencari tempat terbaik, memilih menunggu berdiri di salah satu sisi samping yang belum diisi orang.

Walaupun hujan turun, pertunjukan Fantasmic tetap berlangsung sesuai jadwal. Sayangnya tempat kami berdiri kurang strategis dan gw terkadang sibuk melindungi kamera dari tetesan rintik hujan, membuat gw tidak menikmati pertunjukan.

Namun secara keseluruhan, pertunjukan Fantasmic worth it untuk disaksikan!

Fantasmic #5
Fantasmic #1

Fantasmic #4
Fantasmic #2

Fantasmic #3
Fantasmic #3

Fantasmic #1
Fantasmic #4

Fantasmic #6
Fantasmic #5

Fantasmic #2
Fantasmic #6
Sambil menunggu waktu masuk wahana Toy Story Mania dan untuk menghangatkan diri, kami mampir ke restoran New York Deli dan memesan menu set shrimp & salmon trout on a soft bagel seharga 1.020 Yen.

Our dinner ; & salmon trout on a soft bagel 1.020 Yen
Our dinner ; & salmon trout on a soft bagel 1.020 Yen
Tepat pukul 21.00 kami berjalan menuju wahana Toy Story Mania.

*exciting*
*pasang muka kepo*

Dekorasi di jalur antrian Toy Story Mania keceh bangeeettt!
Warna-warni yang sangat colourfull ditambah penampilan berbagai karakter yang ada di film Toy Story menjadikan dekorasi terasa sangat hidup.

Tapi begitu melihat sebuah kendaraan berisikan 4 buah tempat duduk dilengkapi senjata di bagian depan kendaraan, mulailah kami bisik-bisik tetangga penuh curiga.

Kami dipersilahkan duduk dan perlahan-lahan kendaraan mulai berjalan.

Begitu permainan dimulai….

Ternyataaa…
Wahana ini berisi permainan atraktif dimana kita harus menembak para bebek dan target-target lainnya demi mendapatkan skor. Semakin banyak kalian menembak maka skor yang didapatkan akan semakin banyak.

Kesimpulannya :
Wahana dengan Fastpass terlaris manis di Tokyo DisneySea adalah permainan tembak-tembakan!

Tertawalah kami sepanjang permainan!
Entah tertawa karena kebodohan kami rela menunggu hingga malam hari plus bonus hujan-hujanan ataupun tertawa karena asyik bermain tembak-tembakan. Ambigu.

You are rock ‘n roll, Woody!

Salam metal !

Sekian dan terima kasih.

Nice couple
Nice couple shirt, rite ?!?!

kami dengan bando unyu-unyu seharga 1.500 Yen
Kami dengan bando unyu-unyu seharga 1.200 Yen! Original-the one and only-fresh from Tokyo DisneySea!

Mediterranean Harbour
Mediterranean Harbour

Venice-KW
Venice versi KW Super

Sailing
Let’s sailing!

Night view
Sailing versi malam..

Haram masuk Tower of Terror :P
Haram masuk Tower of Terror *cemen edition*

Advertisements

16 thoughts on “[Jepang] 2016 – Day 7 : Tokyo Disney Sea

  1. Bhakakakakak..
    Ngakak gw baca cerita lu..
    Unyu2 ya beb? Bebeknya? 😂😂
    Btw, nih edisi 60D atau XT-10?
    Poto malamnya keceh abisss..
    Makin iri.. 😭😭😭

    1. Bebeknya ogel-ogelan, maaaakkk… 😑😑😑
      Keceh ya foto malamnya. Gw juga gak nyangka sekeren inih hasilnya. Padahal kalau SLR gw mesti kerja keras kutak-katik manual. Lebaaaayyy!

  2. Ngookkkk…
    Ini poto malemnya lo pake matic? 😂😂
    Eh..
    Gw juga ngakak edisi terjun bebas di kegelapan.. 😂😂😂😂😂
    Suer gw ngebayangin muke ancur lo.. Wkwkwk..
    Untung ga asma mendadak! 😂

    1. Iya dunk pakai matic, kalau pakai manual bisa pegel nginjak koplingnya. 😆😋

      Puas bener deh lo ngakak baca penderitaan gw. Muka gw dah ancur, maliiihhh. Gak usah diperjelas lagih. 😴😴😴

  3. Mbak vika…
    Sayang banget ga masuk tower of terror… the best one in DisneySea lho….
    Journey to the centre kemaren eke ngantri 250 menit. 😦
    Btw.. selalu menarik baca ceritanya..

    Mbak mau nanya dong.. walaupun bukan di lapak yg tepat, seandainya mau ngunjungin nara,kyoto,dan osaka dalam waktu 4 hari 3 malam. Mending nge-homebase di osaka atau kyoto?
    Atau lebih baik pindah kota aja untuk nginepnya? Arigatouu…

    1. Kikikik…
      angkat tangan sama angkat kaki deh kalau masuk ke Tower of Terror! Masih sayang sama detak jantung 😂

      Kayaknya mesti dijabarin berapa hari di Kyoto, Nara sama Osaka, James. Kalau misalnya 2 hari di Kyoto, sepertinya lebih enak nginep di Kyoto. Sedangkan untuk Nara, mengingat posisinya di antara Kyoto dan Osaka, tinggal pilih menginap di Kyoto atau Osaka. Untuk Osaka, prefer di Osakanya…
      Coba di bandingin aja James, perjalanan Osaka-Kyoto memang relatif singkat, tapi suasana di Kyotonya tidak tergantikan. Plus harga penginapan yang rada mahal yes?!?!? 😅

      Jadi jadi….
      Ceritanya ada trip Japan part 2? 😃

      1. Thanks for the advice mbakk…😊😊😊

        Iya nih… bakal ada part 2, soalnya sepupu2pada minta ditemenin buat kesana taun depan… mumpung belom explore nara dan kobe sih jadi bakal nyempetin kesitu…. osaka paling sepupu2ku dikasi USJ udah tenang… hahahha…
        Memang pengen banget explore kyoto plus naik love train love train-an ituuuhhh… huehhehe…

        And as always, selalu kagum dengan fast response mbak vika… huehehe…
        Arigatouuuuuu……

  4. mbak vika,lam kenal. saya bersama istri dan 2 orang anak ada rencana ke tokyo bulan feb 2018 ( hehe masih lama ), dan setelah baca jalur kereta tokyo..keren banget ya pusingnya.
    pertanyaannya :
    1.apakah apabila berpindah jalur dari yang merah ke hijau,kita harus keluar dulu dan beli tiket lagi untuk yang hijau?
    2. dan apabila kita beli kartu pasmo, tidak perlu keluar lg seperti di mrt singapore.

    1. Hai Rahmat!
      Memang agak ribet sih ya untuk mengerti jalur kereta Tokyo tapi asal tahu jenis kereta dan rute secara garis besar, eksekusinya akan lebih gampang.
      1. Pertanyaannya agak membingungkan nih. Maksud di jalur hijau dan hijau merah apa ya? Apakah ini line menggunakan JR, subway atau private railway lainnya? Masing-masing Jenis kereta mempunyai line masing-masing. Asalkan dalam satu jenis kereta yang sama (misalnya berpindah line di Toei dan Metro subway), tidak perlu beli tiket lagi. Jika berpindah jenis kereta, misalnya dari JR ke subway, harus membeli tiket baru. Coba baca postingan ini ya.Semoga dapat membantu!
      2. Pada intinya, kartu Pasmo hanya untuk mempercepat proses pembelian tiket agar tidak mengantri di mesin tiket.

      1. hehe..baru ngeh ternyata ada 2 empunya : jr line dan tokyo line ya mbak..iya neh mbak..ribet juga..tadi dah coba download mapnya..coba untuk mengerti..

        makasih banyak ya mbak jawabannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s