[Jepang] Day 9 – Osaka : Universal Studios Japan

Friday, April 10th, 2015

Theme of the day : have fun go mad at Universal Studios Japan !!!

Sebenernya gw bukan orang pecinta theme park sejati, tapi mengingat tidak semua negara mempunyai theme park dan belum tentu gw bisa datang untuk kedua kalinya di Jepang, gw mulai melirik beberapa theme park yang berlokasi di Jepang.

Kalau dilihat dari jenisnya, terdapat bermacam-macam theme park. Ada theme park yang mengkhususkan diri untuk pangsa pasar anak-anak, ada theme park untuk seluruh seluruh genre usia dan ada theme park khusus untuk penyuka adrenalin antara lain Sanrio Puroland, Tokyo Disneyland, Tokyo Disney Sea, Universal Studios Japan dan Fuji Q High Land.

Dari beberapa theme park, yang paling heitz dan terkenal seantero dunia per-theme park-an pilihan mengerucut ke Tokyo Disney Sea dan Universal Studio Japan. Alasannya karena Tokyo Disney Sea merupakan satu-satunya Disney Sea yang ada di dunia sedangkan Universal Studios Japan saat ini masih booming dengan wahana Harry Potter-nya.

Gw pun melempar ide ke Yudha dan yang pasti, perdebatan sudah bisa ditebak ke arah mana dunk ya..?!?!?!
Agak-agak gak mungkin kalau Yudha minta ke Tokyo Disney Sea. 😛 Mengingat theme park Tokyo Disney Sea dan Tokyo Disneyland merupakan theme park yang lebih mengarah untuk ‘unyu-unyu’ dan tidak banyaknya wahana beradrenalin.
Jadi jawabannya kami akan mengunjungi di Universal Studios Japan (USJ).

Then, settingan selanjutnya kami sengaja memasukan kunjungan ke USJ pada weekdays. Alasannya karena pengunjung di weekdays saja sudah penuh dengan orang, apalagi kalau weekend. Yang ada waktu akan terbuang percuma hanya untuk mengantri jika datang di weekend.

Di malam sebelumnya, gw sengaja mengecek perkiraan cuaca untuk hari ini. Ramalan cuaca memperkirakan Osaka akan diguyur hujan seharian. Pagi harinya, perkiraan cuaca tidak berubah. Persentase hujannya malah semakin bertambah besar.. *bibir manyun 5cm*

Kebayang gak sih ke theme park itu hujan-hujanan???
Yang ada gw akan rusuh sama hujan, bukan sibuk main wahananya.

Gw kemudian mengajukan opsi melobi Yudha supaya kami menukar rencana perjalanan hari ini dengan perjalanan di hari Sabtu. Yudha keberatan dengan pertimbangan keramaian pengunjung USJ di hari Sabtu akan membludak.

Baiklah…
Gw pasrah aja deh ngekorin Yudha.
Kalaupun gw tidak ikut ke USJ, gw tidak punya back up planning untuk jalan kemana. Sedangkan gw tidak siap browsing sana-sini mendadak untuk mencari tujuan wisata baru 😦

Jam sembilan pagi kami mulai berangkat menuju USJ.
Matahari sudah mulai bersembunyi dibalik awan kelabu namun belum ada satupun tetesan hujan turun.

Let’s go!
Ganbatte!

Dari stasiun Fukushima kami menaiki jalur Osaka Loop Line-Inner Loop, transit di stasiun Nishikujo dan kemudian menaiki kereta jalur Yumesaki Line dan turun di stasiun Universal-City.

Begitu kami keluar di stasiun Universal City, hujan mulai turun membasahi tanah. Aneka warna payung dan jas hujan mulai memeriahi Universal City Walk.

Universal City Walk
Universal City Walk
Untuk penggemar HRC
Untuk penggemar HRC

Tickets price :
1 Day Studio Pass : Adults (aged 12 or over) 7.200 Yen, Childrens (4-11) 4.980 Yen,
Seniors (Aged 65 or over) 6.470Yen
2 Day Studio Pass : Adults 12.110 Yen, Childrens 8.420 Yen.

Park operation hours :
Please check the schedule at website

https://www.usj.co.jp/e/

The Tickets
The Tickets
Universal Studios Japan Map
Universal Studios Japan Map

Berikut ini adalah tata tertib yang gw canangkan ke Yudha sebelum masuk USJ :

  1. Gw gak akan naik wahana yang berbau dengan ketinggian
  2. Gw gak akan naik wahana yang berbasah-basah ria

Yang di ajak omong, cuma bisa nyengir-nyengir ngeledek gw.
Huuhhh…. *ngelengos*

USJ dibagi menjadi beberapa area yaitu :

  • New York
  • Hollywood
  • San Francisco
  • Jurassic Park
  • Amity Village
  • Universal Wonderland
  • Waterworld
  • The Wizarding World of Harry Potter

Sesampainya di dalam USJ, kami fokus utama langsung langsung menuju The Wizarding of Harry Potter. Untuk masuk area ini kita harus mengambil nomor antrian yang pintu masuknya berada di depan patung “Jaws” dan bersebelahan dengan mini restauran Azzura di Capri.

Kami mendapatkan nomor antrian di pukul 09.50. Karena hanya berbeda beberapa menit dari waktu kami mengambil tiket masuk, kami dapat segera masuk ke dalam area The Wizarding of Harry Potter.

Suasana di The Wizarding of Harry Potter dibuat persis 100% seperti yang ada di film Harry Potter. Adanya mobil ‘terbang’ berwarna hijau yang dikendarai oleh keluarga Weasley, kastil beratapkan salju, penjualan butterbeer, Hogwarts Express dan tentunya Hogwarts Castle.

Mengingat antrian disini pasti akan mengular panjang, kami langsung menuju Ride Attraction Harry Potter & The Forbidden Journey. Benar saja, antrian tampak sudah mengular hingga gerbang masuk. Waktu antriannya cukup 60 menit saja hingga kami naik atraksi Ride Attraction Harry Potter & The Forbidden Journey.

Sedikit bocoran membuka aib.
Saking parnonya gw dengan ketinggian, gw sampai sibuk menanyakan seperti apa wahana Ride Attraction Harry Potter & The Forbidden Journey. Gw memberondong pertanyaan kepada Ageng dan Cha-cha yang sudah pernah singgah di USJ. Sayangnya jawaban mereka tidak mampu memuaskan gw baik lahir maupun batin. Mereka hanya menjawab, “Lo harus naik deh!”. Asyeeem-asyeeemmm…

Gw pun mulai sibuk browsing di Youtube hingga akhirnya gw menemukan beberapa video (yang tak begitu jelas gambarnya). (Sedikit) keraguan mulai sirna dan gw memutuskan akan naik wahana ini.

Didalam antrian menuju wahana ini, kami seperti mengikuti Harry Potter Tour. Para pengunjung dibawa ke dalam ruangan Dumbledore, ruangan Gryffindor, foto-foto dinding yang bisa berbicara dan tak lupa, tangga berjalan.

Lalu apa yang terjadi di permainan yang hanya 5 menit itu?
Kami duduk dalam 4 baris bangku dengan posisi kaki menggantung. Atraksi dimulai dengan mengikuti Harry Potter bermain quidditch plus bertarung dengan penjahat-penjahat di Harpot termasuk Voldemort.

Overall, atraksi ini adalah salah satu atraksi terbaik yang dimiliki USJ. Sedangkan untuk gw yang takut dengan ketinggian, gw masih bisa menikmati atraksi dengan muka senang. Hanya ada satu kali simulasi dimana kita merasakan sensasi terbang dari ketinggian. Sisanya berhubung gw dah curi sneak preview dari Youtube, gw sudah tidak terlalu kaget lagi dengan kejutan-kejutan yang ada. 😀

Kami kemudian berkeliling di dalam area The Wizarding of Harry Potter. Untuk para penggemar Harpot pasti sangat puas dengan cinderamata Harpot yang dijual dari tongkat sihir, jubah, scarf, chocolate frogs hingga boneka Hedwig. Designnya terasa eksklusif! Tapi ada harga, ada barang ya, Bu-Ibu. Harganya gak nahan untuk kantong cekak kayak gw. Sedangkan untuk penggemar sejati Harpot, siapkan Yen yang banyak yaaaa…

Time to entrance the Wizarding Harry Potter
Time to entrance the Wizarding of Harry Potter
Weasley's car
Weasley’s car
Three Broomsticks
Three Broomsticks
Tempat penjualan cinderamata
Tempat penjualan cinderamata
Hogwarts Express
Hogwarts Express
Hogwarts Castle
Hogwarts Castle
Antrian semakin bertambah..
Antrian semakin bertambah..
Bahkan di dalam kamar mandi ini terdengar suara hantu Moaning Mrytle tertawa
Bahkan di dalam kamar mandi ini terdengar suara hantu Moaning Mrytle tertawa
Bahkan bathroomnya di design persis
Bathroomnya di design persis
The merchandise
The merchandise
Monsters book ; bahkan bukunya dapat bergerak
Monsters book ; bukunya dapat bergerak loh…
The candies
The candies

Begitu kami keluar dari The Wizarding of Harry Potter, perut kami mulai bergemuruh. Pucuk dicinta ulam tiba, di seberang area Amity Village terdapat restoran mini yang menjual paketan Pizza set yang terdiri dari pizza tuna & jagung, french fries dan hot tea. Harganya pun 1.100 Yen. Untuk ukuran harga makanan di theme park masih reasonable dan gw cukup kenyang.

The menu
The menu
Our lunch set ; Price 1.100 Yen
Our lunch set ; Price 1.100 Yen

Setelah itu kami mulai berkeliling menuju area New York dan sengaja menskip Amity Village yang berisi atraksi Jaws. Kalau kata Yudha, atraksinya gak seru. Kalau gw sih karena gak mau basah-basahan. 😛

Sesampainya di area New York, kami melihat waktu tunggu antrian The Amaizing Adventure of Spider-Man-The Ride 4K3D hanya 10 menit. Tanpa berpikir panjang kami segera masuk wahana ini.

Setelah menjajal The Amaizing Adventure of Spider-Man-The Ride 4K3D, wahana ini kurang lebih sama dengan Transformers:The Ride di Universal Studios Singapore (USS). Entah kenapa gw tidak merasakan ‘greget’ di The Amaizing Adventure of Spider-Man-The Ride 4K3D ini. Gw (secara pribadi) lebih suka dengan Transformers:The Ride USS.

Kami kemudian memasuki wahana Terminator 2:3 D yang masih berada di dalam area New York.

Agak-agak aneh sih melihat pertunjukan wahana ini. Kami duduk di dalam ruangan yang besar dengan layar besar dikanan dan kiri ruangan. Kemudian ada beberapa orang (beneran) yang memainkan peran Arnold Schwarzenegger dan penjahatnya secara live dengan menggunakan bahasa bahasa Jepang!

Intinya, atraksi ini agak membosankan dan sepanjang pertunjukan gw menahan kantuk. Tapi lumayanlah bisa istirahat sebentar. 😉

Spider-Man
Spider-Man
Jejak langkah..
Jejak langkah..
San Fransisco Area #1
San Fransisco Area #1
San Fransisco Area #2
San Fransisco Area #2
San Fransisco Area #3
San Fransisco Area #3

Dari Terminator 2:3 D, kami menaiki atraksi Space Fantasy.

Sebelum masuk ke Space Fantasy, kami menyewa loker seharga 100 Yen untuk menyimpan ransel. Ketika akan masuk gw sempat dihentikan oleh salah seorang petugas. Beliau menunjukan sebuah papan kertas lebar yang berisi gambar seperti tali kacamata. Berhubung gw gak ngerti maksudnya, gw mengangguk-angguk pertanda setuju.

Kami pun melangkah masuk menuju antrian. Ketika kami sudah tiba di ujung pintu antrian, gw sempat dilarang masuk. Lalu gw diberikan pengait untuk memegang ujung kain jilbab yang menyambungkan bagian samping jilbab di area dahi dan area samping pipi gw. Agak-agak weirdo sih makenya dan saat itu gak ngeh apa fungsinya yang ternyata bermanfaat untuk wahana yang gw tidak ketahui seperti apa jenis permainannya. :mrgreen:

Then, tanpa rasa curiga, gw mulai menaiki wahana Space Fantasy.

Kami naik ke dalam tempat duduk yang mempunyai seat 2-2 dengan posisi tempat duduk depan-belakang. Tak lama kereta mulai berjalan, gw melihat tanjakan. Gw sudah tidak peduli dengan kerlap-kerlip suasana di Space Fantasy yang layaknya seperti di luar angkasa.

Dan mulailah gw panik!

“ YUDHAAA…. Kenapa ada tanjakan ??? “
“ Itu tanjakaaaaaaa-nnnn……! Huaaaaaaaaaaaa …..“

Wuuuuzzzz…
Dan mulailah gw teriak-teriak sambil tertawa miris.

Kereta turun dengan kecepatan tinggi dan yang bikin memperparah sensasi di wahana ini, kereta berputar 360 derajat. Berputar-berputar dan berputar mengikuti jalur dan ketinggian. Jadi kalau posisi kami sedang menghadap ke atas, gw tidak bisa melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dan kemudian kereta menanjak lagi, turun lagi dan berputar lagi!
Terus terjadi beberapa kali..

Ampuuunnn dijeeehh!
Gw salah masuk wahana, sodara-sodara.
Ini sih mini halilintar versi indoor. Ihix.. 😦

Setelah turun dari kereta, gw cuma bisa cengar-cengir gak jelas.
Yowes lah, Alhamdulillah gw sudah berhasil mengarungi wahana ketinggian di USJ dengan selamat sentosa.

Oiya, jadi kalau kalian mau tahu, gunanya pengait yang di pasang di jilbab gw adalah supaya jilbab gw tidak terbang atau lepas karena wahana ini naik, turun dan berputar tidak jelas. 😦

Kami pun melangkah (pasti) meninggalkan wahana ekstrim Space Fantasy.

Baru beberapa langkah, Yudha langsung berkata..
“ Vik, itu ada Elmo. “
“ Mana? Mana? Mana, Yud? Kok gw gak ngeliat! “, gw sibuk toleh kanan-kiri.
“ Itu di sebelah kiri !! “ dan gw digiring berjalan ke sebelah kiri.

Yes, gw adalah salah seorang penggemar setia Elmo. Dalam usia seperti sekarang ini, gw memang tidak se-shopaholic dengan aksesoris berbau Elmo.
Tapi kalau sudah melihat Elmo, rasanya seperti bertemu cowok ganteng!
Tapi cowok gantengnya ya berwujud Elmo!
*senyum mengembang, mata berbinar-binar*

Ketika gw mendekat, Elmo sedang sibuk tebar pesona di depan Studio Stars Restaurant.
Gw mulai sibuk mengantri berfoto.

Hasilnya seperti ini…
Keceh gak ?!?!?!

Maksudnya Elmonya yang keceh..
Maksudnya Elmonya yang keceh.. Senyum gw sumringah banget ya??? Padahal baru selesai turun dari wahana Space Fantasy

Setelah melanjutkan perjalanan kembali, kami bertemu dengan sekumpulan karakter seperti Fiona and Shrek, Hello Kitty, Charlie Brown, Marilyn Monroe, Ernie, Berth dan yang pasti Elmo (lagi!).

Note :

  • Jika tidak disediakan jalur antrian untuk berfoto dengan karakter, maka bersabarlah untuk dapat berfoto dengan karakter.
  • Sedikit tips untuk mendapatkan privilege ketika berfoto dengan karakter. Pada awalnya gw tidak sengaja membantu memfotokan sekelompok grup dengan HP milik mereka agar mereka dapat berfoto dengan Shrek. Gw tidak terlalu bersemangat berfoto dengan Shrek karena rasanya yang menunggu berfoto dengan Shrek cukup banyak. Namun ketika gw sedang senyum-senyum melihat tingkah laku Shrek yang jual pesona, gw ditarik oleh Shrek supaya dapat berfoto. Hehehe… Lumayan gak perlu extra keras untuk ngantri foto kan???
So excitiiinngggg....!!!
So excitiiinngggg….!!!
Berfoto dengan Om Shrek
Berfoto dengan Om Shrek
Hello Kitty with little girls..
Hello Kitty with little girl..
Charlie Brown
Charlie Brown
Foto untuk 17 tahun keatas
Foto untuk 17 tahun keatas

Kami melanjutkan menuju wahana Monster Hunter the Real. Monster Hunter sendiri merupakan animasi yang bercerita tentang sekelompok orang yang memburu monster. Wahana ini dibuat seperti replika monster seukuran aslinya. Berhubung eikeh tidak pernah nonton Monster Hunter, gw cuma melintas sebentar saja tanpa memahami maksud dari karakternya.

Salah satu penghuni di Monster Hunter the Real
Salah satu penghuni di Monster Hunter the Real
Eren Titan vs Female Titan
Eren Titan vs Female Titan

Kami kemudian memasuki wahana Universal Monster Live Rock and Roll Show dan setelah itu lanjut ke Waterworld. Dua wahana ini sama seperi wahana Universal Monster Live Rock and Roll Show dan Waterworld yang ada di USS. Urutan atraksinya sama persis dengan di USS, namun yang menjadi pembedanya hanya bahasanya yaitu bahasa Jepang! *jleb*

Waterworld #1
Waterworld #1
Waterworld #2
Waterworld #2
Waterworld #3
Waterworld #3

Setelah dari Waterworld, kami agak kebingungan mencari tempat untuk shalat. Ingin mojok disalah satu sudut namun genangan air serta hujan yang turun tidak menyisakan sudut yang bersih untuk shalat. Kami memutuskan untuk menanyakan tempat untuk shalat di Guest Service yang berdekatan dengan pintu masuk USJ.

Pada awalnya ketika menanyakan prayer room kepada salah satu petugasnya, doi meminta kami untuk menunggu dan ia meninggalkan kami menuju ruangan di balik meja resepsionis Guest Service. Beberapa menit kemudian doi datang dan kemudian menunjukan sebuah ruangan “Ticket Exchange” yang cukup besar untuk kami shalat. Beliau kemudian berpesan jika sudah selesai, mohon lapor kembali ke meja Guest Service.

Alhamdulillah kami diberikan kemudahan dalam menunaikan shalat. Jadi untuk kalian yang akan shalat, jangan ragu-ragu menanyakan hal ini kepada petugas USJ ya.

Note : Di ruangan Guest Service tidak disediakan restroom dan lokasi restroom agak jauh dari ruangan ini. Jadi, jika ingin shalat di ruangan Guest Service, berwudhulah terlebih dahulu baru kalian menanyakan prayer room kepada petugasnya.

Guest Service
Guest Service
Inilah ruangan tempat kami shalat
Inilah ruangan tempat kami shalat

Kami kemudian berputar kembali. Sore itu USJ terasa semakin sepi oleh pengunjung. Rasanya orang-orang memilih pulang daripada berhujan-hujan. Walaupun agak sebal dengan genangan air yang membuat ujung sepatu basah dan harus berpikir ulang jika ingin mengeluarkan kamera ditengah hujan, namun rasanya tidak rugi juga mengunjungi USJ di hari hujan. Antrian dan ramainya pengunjung sangat signifikan berkurang.

Kami kemudian memasuki atraksi Back Draft yang ada di area San Fransisco. Wahana ini bercerita tentang pembuatan film yang menggambarkan adegan kebakaran dengan skenario meledaknya drum minyak, api merambat dan membuat ledakan di beberapa tempat.

Tema yang di usung di wahana ini kurang lebih sama dengan wahana Lights, Camera, Action! di USS yang menceritakan behind the secene film badai hurricane di kota New York.

Setelah itu, kami memasuki wahana Back to the Future-the Ride yang terinspirasi dari serial Back to the Future. Wahana ini membawa kita melewati lorong waktu dari jaman dinosaurus hingga masa depan. Mengingat wahana ini dibangun di USJ pada tahun 2001, jadi wajarlah kalau dari sisi teknologi wahana ini terlihat jauh ketinggalan. Rasanya tidak rugi jika kalian menskip wahana ini.

Karena kami mulai kehabisan ide mau kemana, kami melanjutkan menyisiri USJ dan tibalah kami di area Universal Wonderland. Sesuai dengan namanya, area ini di khususkan untuk anak-anak dan gw happy-sangat memasuki area ini.

Back to the Future
Back to the Future
Universal Wonderland
Universal Wonderland
Welcome to Universal Wonderland
Welcome to Universal Wonderland
IMG_6251
Moppy’s Balloon Trip
Elmo's Go-Go Skateboard
Elmo’s Go-Go Skateboard
Hello Kitty's Cupcake Dream
Hello Kitty’s Cupcake Dream
Hello Kitty Area
Hello Kitty Area
Snoopy dkk
Snoopy dkk
Snoopy's Playland #2
Snoopy’s Playland #1
Snoopy's Playland #3
Snoopy’s Playland #2
Snoopy's Playland #1
Snoopy’s Playland #3
Snoopy's Playland #4
Snoopy’s Playland #4

Wahana terakhir yang kami datangi adalah wahana 4D. Kalau di peta dan website USJ yang tercantum adalah Sesame Street 4-D Movie Magic. Di siang hari mereka akan menayangkan Sesame Street 4-D Movie Magic, namun malam hari yang tayang adalah Evangelion the Real 4D.

Evangelion the Real 4D diusung dari sebuah media manga dan kemudian dibuat menjadi anime yang tayang di televisi Jepang pada tahun 1995. Buat gw yang nge-blank dengan manga ataupun anime, jalan cerita Evangelion the Real 4D agak sedikit susah untuk dimengerti. Ditambah bahasa yang digunakan di wahana ini adalah bahasa Jepang, semakin membuat gw tewas seliwer-seliwer menahan kantuk. 😀

Fyi, wahana Monster Hunter the Real dan Evangelion the Real 4D merupakan sebuah proyek bernama Universal Cool Japan yang dibuka dari tanggal 23 Januari – 10 Mei 2015. Untuk selanjutnya USJ juga menyiapkan wahana khusus lain yang bertemakan Biohazard, dan Shingeki no Kyojin.

Evangelion the Real 4D menjadi penutup kami menikmati USJ.

Kesimpulannya, kami menikmati lengangnya USJ!

Dine in
Dine in
Hollywood Dream - The Ride #1
Hollywood Dream – The Ride #1
Hollywood Dream - The Ride #2
Hollywood Dream – The Ride #2
Snoopy cookies, 1700 Yen
Snoopy cookies, 1.700 Yen
Socks
Socks
Jubah Harry Potter 13.500 Yen
Jubah Harry Potter 13.500 Yen atau senilai 1,4 juta rupiah ; Mehooong yaaa….
Rain coat Elmo
Rain coat Elmo
Cookies 1.800 Yen
Cookies 1.600 Yen for 2
Minion Dolls 3.200 Yen
Minion Dolls 3.200 Yen ; Bersuara loohh…
Key chain 1.100 Yen
Key chain 1.100 Yen

Hujan benar-benar membawa rejeki. Kami dapat menikmati 11 wahana permainan yang ada di USJ. Adapun beberapa wahana yang tidak kami naiki seperti Flight of the Hippogriff, Hollywood Dream-the Ride, Hollywood Dream-the Ride-Backdrop, Jaws dan Jurrasic Park-the Ride sengaja kami skip karena berhubungan langsung dengan ketinggian dan air. 😀

Minusnya, hampir seluruh wahana di USJ menggunakan bahasa pengantar Jepang.

Dari USJ, kami menyempatkan mampir di Universal City Walk. Sambil berhenti di beberapa toko, kami iseng-iseng mencari makanan yang sekiranya dapat kami beli. Makanan yang dicari tidak ada, kami memutuskan kembali pulang ke hostel.

Sebelum tiba di hostel kami menyempatkan mampir di 711 untuk membeli nasi instan. Sesampainya kami di hostel, di depan lobby dan dapur ramai dengan orang-orang.

Rupanya malam ini ada acara International Exchange Party yang selalu diadakan oleh hostel setiap Jumat malam. Gw melihat beberapa warga Jepang sedang asyik berdiskusi dengan beberapa warga negara asing. Acara ini memang tidak dikhususkan untuk penghuni hostel saja, orang lokal dapat mengikuti acara ini.

Gw yang sempat menanyakan tentang keramaian ini ke resepsionis, setelah dijelaskan kami diberikan voucher free drink (dengan pilihan orange juice atau beer) untuk bergabung dengan mereka. Kami di hampiri oleh salah satu host yang berwarga negara Jepang dan menawari kami untuk bergabung dengan mereka.

Berhubung gw sudah lelah dan tidak napsu berbasa-basi, gw dan Yudha menolak kebaikan host tersebut dan memilih membawa makan malam kami menuju living room di basement. Kami pun menikmati makan malam dengan kedamaian. Gw makan sambil asyik menonton tv sedangkan Yudha makan sambil ber-face time dengan orang rumahnya.

Nikmatnya liburan kali ini…. 😉

Advertisements

19 thoughts on “[Jepang] Day 9 – Osaka : Universal Studios Japan

  1. haloooo, thanks bgt yaaa mau sharing, saya terbantu bgt nih sama postingannya
    januari 2016 saya dan teman ke jepang, dya mau ke USJ tapi saya ga mau wkwkwkwk
    soalnya mahal bo’ *mana saya mah budget traveler*
    cuma karena baca postingan mba, agak tergugah ini hati buat masuk #eyaaaa
    kebetulan saya jg sdh prnh ke US Singapore, makanya agak malas masuk USJ
    tapi worth it kan yaaaa? #berusahameyakinkandiri

    1. Holaaaaa Sobah…

      Waaaaaaa….
      Pertanyaannya agak tricky nih.
      Worth it gak ya masuk USJ…???
      Hmmmm…Rasanya tergantung dari kesukaan masing-masing. Kalau kamu pecinta Harpot, dan wahana beradrenalin seperti halilintar ( di USJ bernama Hollywood Dream-the Ride, Hollywood Dream-the Ride-Backdrop ) rasanya worth it kok. Secara garis besar beberapa wahana memang seperti USS namun di beberapa tempat mereka mempunyai konsep yang berbeda.Untuk gw yang bukan theme park mania, gw cukup menikmatinya dan puas dapat menikmati beberapa wahana yang ada di USJ. Tapi kalau budget terbatas, hanya numpang berfoto di depan globe USJ juga worth it. 😀
      Yang penting sudah ada foto didepan globe USJ. Hehehe…

  2. halo mba vika.. saya mau nanya kalau mau ke USJ sebaiknya menginap dimana ya? Mohon infonya ya.. saya akan kesana desember 2016.
    Terimakasih sebelumnya

  3. Hai, mbak.
    Makasih yaa postingannya membantu banget. Saya ada rencana ke USJ solo traveller May nanti.
    Boleh saya tanya tentang sistem ambil tiket antrian? Itu setiap wahana atau gimana yaa?
    Mohon bantuannya.
    Terima kasih banyaakkkk

    1. Hai juga, Yuu….!
      Wah, mantep banget solo traveling ya.
      Untuk tempat yang mempunyai pengambilan tiket antrian sepertinya berlaku untuk wahana yang mempunyai antrian panjang, seperti Harry Potter. Kemarin kita mengambil antrian hanya di Harry Potter.Gak ketemu untuk wahana lain (atau mungkin gak ngeh). Hehehehe…
      Sorry kalau gak membantu jawabannya ya.. 😀

  4. Halo mw tanya Patung Universal Studio yang bola dunia dengam Universal City walk dekat gak yal? Soalnya mw ke Universal city walk aja. Sambil selfie di patungnya UNS. Gak ada rencana mau masuk sih. Kira2 deket gak ya. Soalnya mw nyobain captain line dr tempozan ferris whell sambil mampir bentar di UNS. Tujuan utama sih selfie doank di patung bola dunia UNS. Trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s