[Jepang] Tokyo : Khaosan Tokyo Kabuki

Khaosan Tokyo Kabuki
Khaosan Tokyo Kabuki

Tokyo adalah kota persinggahan pertama gw di Jepang dan kota terakhir dalam mendapatkan penginapan. Rasanya perjuangan sekali mencari penginapan di Tokyo. Deg-degan bin cemas kalau ternyata seapes-apesnya gw tidak mendapatkan hostel atau guest house, gw harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk menginap di hotel. Menghabiskan uang minimal Rp. 900.000 untuk harga satu kamar hotel membuat hati ini teriris-iris. Gak rela, buuuuu….! 😀

Saat itu, walaupun gw sudah jauh-jauh hari mencari penginapan, di beberapa penginapan yang best seller sudah mulai full booked. Penyebab utamanya karena April adalah jadwal peak season di Jepang.

Dari hasil searching-mensearching, gw memilih mencari penginapan di daerah Shinjuku dan Asakusa. Pilihan Shinjuku sukses tercoret karena harga penginapan yang dibandrol cukup membuat mata melotot.

Dan pilihan terakhir hanyalah daerah Asakusa. Gw memilih Asakusa karena selain tempat ini mempunyai jalur akses langsung kereta dari bandara Narita ataupun Haneda, tempatnya termasuk strategis, mudah diakses dan yang paling penting, harga penginapan masih reasonable.

Dari beberapa pilihan hostel yang tersebar di Asakusa, pilihan mengerucut ke Khaosan Tokyo Original dan Khaosan Tokyo Kabuki. Alasan utamanya karena letak kedua hostel ini paling dekat dengan stasiun subway Asakusa. Dari info yang tercantum di website mereka, mereka mengklaim jarak dari stasiun Asakusa menuju Khaosan Tokyo Original dan Khaosan Tokyo Kabuki hanya butuh 1 menit dengan berjalan kaki.

Selama seminggu penuh gw selalu mencoba update informasi ketersediaan kamar melalui website Khaosan Tokyo.

Dari pantauan selama seminggu hingga beberapa minggu gw akan jalan ke Jepang, Khaosan Tokyo Original sepertinya benar-benar sudah full booked. Tidak ada perubahan informasi ketersediaan kamar di hostel ini. Hingga akhirnya pada tanggal 27 Januari 2015, pencarian gw menemukan titik cerah ketika tersedia kamar available di Khaosan Tokyo Kabuki.

Gw mencoba mengajukan pilihan Khaosan Tokyo Kabuki ke Yudha, namun sepertinya doi agak berat melihat harga per kamar yang dipatok 3.400 Yen untuk deluxe 4 bed mixed dorm ensuite. Yudha masih ingin berusaha mencari kamar dengan harga lebih murah. Baeklah, daripada nanti gw susah mendapatkan kamar available, gw segera eksekusi kamar di Khaosan Tokyo Kabuki.

Sehari setelah membooking kamar, gw mendapatkan email dari Khaosan Tokyo Kabuki. Mereka mengajukan beberapa data yang harus gw isi, tidak lupa gw mencoba request untuk bisa mendapatkan kamar yang mayoritas berisi perempuan karena kamar yang tersedia di Khaosan Tokyo Kabuki hanya untuk mixed dorm.

Pada hari H-nya, akses untuk menuju hostel sebenarnya cukup mudah dengan mengikuti petunjuk yang diberikan hostel. Namun karena gw menyimpan koper di pintu exit A4 dan pintu exit A4 tidak tercantum di peta yang diberikan hostel, lumayan membuat gw mabok mencari jalan yang benar menuju hostel.

Dari 2 pilihan akses yang tersedia (yaitu dari Toei Asakusa Line ataupun Metro Ginza Line), gw lebih sering keluar dari pintu exit 1 Metro Ginza Line. Begitu keluar dari lift, berjalanlah lurus mengikuti jalan besar. Tak lama kemudian, disebelah kanan terdapat Kaminari gate dan tetaplah berjalan lurus. Setelah itu, jika sudah melihat papan JTB yang berada di pojokan jalan, beloklah ke arah kanan. Berjalanlah kembali, selang beberapa gedung terdapat perempatan pertama, maka beloklah ke arah kiri. Hanya berselang satu gedung, tampaklah Khaosan Tokyo Kabuki yang berada di sebelah kanan jalan.

Khaosan Tokyo Kabuki map *courtesy Google Maps*
Khaosan Tokyo Kabuki map *courtesy khaosan Tokyo Kabuki*
Belok kanan setelah melihat papan JTB
Belok kanan setelah melihat papan JTB
belok kiri setelah bertemu dengan perempatan pertama
belok kiri setelah bertemu dengan perempatan pertama
Khaosan Tokyo Kabuki tampak disebelah kanan jalan
Khaosan Tokyo Kabuki tampak disebelah kanan jalan

Selama 4 hari 3 malam, gw mendiami kamar deluxe 4 bed mixed dorm ensuite yang berada di lantai 3. Untuk ukuran dorm yang berisi 4 tempat tidur, kamar ini terbilang luas. Walaupun lantainya penuh dengan koper, ransel dan tumpukan barang-barang, sisa space kamar yang gw tempati masih terbilang cukup luas, terutama jika dibandingkan dengan kamar-kamar yang gw inapi di Osaka dan Kyoto.

Fasilitas yang tersedia di kamar antara lain locker untuk masing-masing penghuni kamar (namun jangan lupa bawa gembok masing-masing ya!), disetiap tempat tidur (yang empuk) terdapat stop kontak listrik dan lampu baca. Diluar kamar terdapat selasar yang menghubungkan antara private shower room, toilet dan washstand. Fasilitas shower pun tersedia dari sabun, sampo dan air panas.

WARNING : Jika sudah menggunakan tissue yang sudah disediakan didalam toilet, tissue JANGAN dibuang kedalam tempat sampah, namun harus dibuang ke dalam toilet karena tissue yang digunakan merupakan tissue ramah lingkungan sehingga sangat mudah hancur jika bertemu dengan air.

Di lantai satu, selain tempat resepsionis terdapat common room, ruang makan dan dapur. Fasilitas peralatan dapur pun terbilang cukup lengkap dan disediakan free drinks, seperti Japanese tea, teh, kopi dan gula.

Selain menyediakan free wifi dengan konektivitas cepat dan stabil, mereka mempunyai LIFT!!!! Gw menyadari lift menjadi salah satu hal terpenting dalam mencari penginapan, setelah pengalaman dihari selanjutnya gw harus mengangkat koper seberat 10 kg menuju lantai 2 ketika menginap di Kyoto dan Osaka. Encok gw kambuh deh! 😀

Dari pengalaman gw menginap di Jepang, jika orang-orang menanyakan alasan kenapa harus menginap di Khaosan Tokyo Kabuki, gw akan langsung cepat menjawab :

  1. Mereka mempunyai pegawai yang friendly and very helpful, terutama sang Manajer yang langsung turun tangan membantu gw mencarikan informasi menuju Lake Kawaguchiko dan mau repot-repot memprint petunjuk menuju Fujiko F Fujio Museum. Untuk cerita panjang lebarnya bisa dicek di postingan ini dan ini.
  2. Khaosan Tokyo Kabuki hanya berjarak 3 menit dari stasiun Asakusa! → real testimony!
  3. Di dorm yang gw inapi terdapat private shower room dan toilet, khusus untuk 4 orang penghuni kamar (saja).
  4. Letak Khaosan Tokyo Kabuki berdekatan dengan tiga restoran yang menjual makanan halal.
  5. Dan yang terakhir : Ada lift, Sodara-Sodara!

Kesimpulannya, Khaosan Tokyo Kabuki → highly recommended !!!

Address :
1-17-2 asakusa,
Taitou-ku, Tokyo

Phone : +81-3-5830-3673

email : kabuki@khaosan-tokyo.com

KHAOSAN TOKYO KABUKI

Naoto & Ami
Naoto & Ami
The receptionist
The receptionist
The reseptionist
The receptionist
The information
The information
The living room
The living room
Common room *courtesy Khaosan Tokyo Kabuki*
Common room *courtesy Khaosan Tokyo Kabuki*
Kitchen
Kitchen
Inside of 4 dorm
Inside of deluxe 4 bed mixed dorm ensuite
Inside of
Inside of deluxe 4 bed mixed dorm ensuite
Lorong menuju kamar ; pintu disebelah kanan adalah pintu shower room, pintu pertama disebelah kiri adalah pintu kamar dan pintu kedua disebelah kiri adalah pintu toilet
Lorong menuju kamar ; pintu disebelah kanan adalah pintu shower room, pintu pertama disebelah kiri adalah pintu kamar dan pintu kedua disebelah kiri adalah pintu toilet
Shower room
Shower room
Advertisements

6 thoughts on “[Jepang] Tokyo : Khaosan Tokyo Kabuki

  1. hai vika
    thanks ya reviewnya, ayo lanjutin part 6 nya 🙂
    btw aku mau kjpg akhir april 2016, kira kira ketemu sakura ga ya di area Tokyo dan Kyoto?
    kalo mau ke Hokkaido lihat sakura kejauhan ya,,

    di hostels ada rice cooker ga ?
    ada rekomendasi hostel lainnya ga di Tokyo?yg deket haneda kl bisa
    thank you

    1. Hai Doena,
      Thanks sudah baca postingan Jepangnya. Still on progress untuk postingan selanjutnya.
      Perkiraan mekarnya sakura di Tokyo dan Kyoto biasanya berkisar di akhir maret hingga awal april.
      Kalau mau mengejar sakura, mungkin memang lebih baik ke Sapporo. Lumayan jauh ya? Hehehe…
      Informasi perkiraan mekarnya sakura bisa cek di https://www.jnto.go.jp/sakura/eng/index.php

      Peralatan masak di hostel cukup lengkap, jadi tersedia rice cooker.
      Kalau rekomendasi hostel bisa di cek di review Tripadvisor, selain Khaosan Tokyo Kabuki gw prefer memilih Khaosan Tokyo Original.
      Happy hunting!

  2. lebih deket mana ke stasiun, yang kabuki atau original?
    kamu nginep di mixed room ya? ada cowoknya ga waktu nginep? gue ngebayangin serem aja kl sekamar ama cowok.

    penginapan bestseller yang kamu incer dan udh penuh itu apa ya namanya?

    1. Sepertinya lebih dekat Khaosan Tokyo Original, Doena.

      Di Khaosan Tokyo Kabuki, pilihan yang tersedia hanya ada mixed dorm. Mereka tidak mempunyai female dorm. Jadi gw request untuk ditempatkan dikamar yang mayoritas diisi dengan cewek. Mereka akan senang hati berusaha menolong dan membantu kita kok.

      Penginapan yang saat itu gw bidik antara lain :
      1. Tokyo : Khaosan Tokyo Kabuki, Nui.Hostels & Bar Lounge dan Toco
      2. Kyoto : Piece Hostel Kyoto, Kyoto Hana Hostel dan Khaosan Kyoto.

    1. Yup…
      Tempat si ganteng nan baik hati Naoto-san berada. Tapi kayaknya dia sudah tidak di Kabuki lagi, sepertinya di pindah ke hostel Khaosan cabang lain, Rachma..

      *sedih
      *tapi tetep stalker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s