[Wonderful Indonesia] Reriungan di Garut

Sebulan sebelumnya orang-orang di kantor sudah mewanti-wanti akan ada Capacity Building di Kampung Sampireun. Excited banget dengernya ketika tahu ada acara ke Kampung Sampireun, edisi membayangkan danau, sampan beserta rumah-rumah panggungnya membuat gw berniat (sekali) mengosongkan hari agar tidak dinas kemana-mana dan ngomporin Christy untuk ikut juga ke Sampireun (padahal doski dah beli tiket kereta ke Yogyakarta untuk 4 orang).

Seminggu sebelum hari H, hati mulai dag-dig-dug karena gw didaulat oleh bos menjadi PIC pemberian penghargaan hari Ibu. Dengan berat hati, gw pun akhirnya harus membatalkan melepas rencana gw ke Kampung Sampireun dan tetap stand by di kantor. Sesuai dengan schedule, H-2 gw menyelesaikan koordinasi dengan protokoler menteri, H-1 ternyata gw (dan Mbak Ella) sudah selesai berjibaku dengan tim sambutan Menteri yang killer ituh. Gw mencoba ijin sama bos untuk tetep jalan ke Sampireun, permit keluar dan akhirnya gw bisa jalan juga ke Kampung Sampireun. Yeaaayyyy…. *dancing*

Hotel Kampung Sampireun mulai Beroperasi pada bulan Januari 1999 yang mana peresmiannya dilakukan oleh Menteri Pariwisata Seni dan Budaya Bapak Marzuki Usman pada tanggal 4 September 1999. Kampung Sampireun merupakan sebuah Resort bernuansa Perkampungan Sunda yang berada di ketinggian ± 1.000 meter diatas permukaan laut. Berlokasi di Kampung Ciparay desa Sukakarya kecamatan Samarang Kabupaten Garut, Jawa Barat dengan luas area ± 3,6 hektar termasuk luas Situ Sampireun (1 Hektar) dengan 7 mata airnya.

Kampung Sampireun sendiri diambil dari nama Situ yang artinya Danau, dan Sampireun yang dalam bahasa Indonesia berarti Tempat Singgah. Danau ini memiliki sumber mata air yang cukup besar yang masih dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengairi sawah-sawah dan pemandian umum. Di salah satu sudut masih dipertahankan kebun bambu yang menambah nuansa sejuk dan tenang dengan suara gemerisiknya. Tanaman Pinus yang rindang dan sudut-sudut lainnya ditata dengan yang asri dengan tema “Tropical Gardenlust”. Dengan temperatur yang sangat sejuk antara 12°C-18.°C, dan konsep  yang   unik  yaitu “Back To Nature” maka Kampung Sampireun menjadi tempat favorit bagi mereka yang berbulan madu dan untuk meluangkan akhir pekan bagi pribadi-pribadi yang membutuhkan istirahat dari rutinitas sehari-hari di kota besar.

http://kampungsampireun.com/

Map of Kampung Sampireun
Map of Kampung Sampireun

Kita semua kumpul di kantor dan berangkat jam 8 pagi. Untuk menuju Kampung Sampireun yang berada di Garut, hampir memakan waktu 6 jam, dengan 2 kali pemberhentian di rest area. Sampai di Kampung Sampireun, kami disambut dengan hujan rintik-rintik. Dengan berbekal segelas bajigur sebagai welcome drink, gw mulai mengeksplor Kampung Sampireun. View di Kampung Sampireun sesuai dengan bayangan yang ada pikiran gw. Terdapat sebuah situ (danau) yang cukup luas dan dikelilingi dengan rumah-rumah punggung yang mengelilingi danau dan disetiap rumah terdapat dermaga kecil dengan sebuah sampan yang siap digunakan.. *take a deep breath*

Selesai urusan koper, kami siap-siap makan siang dan kami diarahkan untuk menuju perahu bambu besar. Kami menyebrangi situ dengan menggunakan perahu terbesar yang ada di resort ini. Selama beberapa hari makan di resort ini, untuk makanan memang lebih banyak ke arah makanan Sunda dan yang gw suka adalah sambelnya, pas di lidah!

Waktunya pembagian kamar!
Setelah bertuker kamar, gw menempati Cikuray 117. Sayangnya Cikuray 117 ini posisinya tidak berada di persis pinggir danau, namun berada di atas bukit. Walaupun begitu, didepan rumah terdapat dermaga kecil dan disamping rumah terdapat aliran sungai kecil sehingga menambah kentalnya suasana pedesaan dengan terdengarnya suara gemericik air. Cikuray 117  ini berisi 2 kamar tidur (masing-masing mempunyai kamar mandi) , sebuah ruang tengah, dan di sediakan 1 kasur tambahan.

Ci 117
Cikuray 117
Inside the house #1
Inside the house #1
Inside the house #2
Inside the house #2
View in front of Cikuray 117
View in front of Cikuray 117

Malam hari acara diisi dengan pertemuan (read:presentasi) bersama big boss (read: Direktur). Gak usah diceritakan secara mendetail ya , yang pasti gw harus bolak-balik ambil snack untuk menahan kantuk karena pertemuan baru selesai jam 12 malam. 😀

Esok harinya, setelah sarapan kami menuju ruang pertemuan. Kali ini acara diisi dengan Capacity Building oleh tim Spider. Permainan-permainan untuk kekompakan tim serta konsentrasi tinggi bergulir satu persatu. Masing-masing peserta sangat menghayati setiap permainan, bahkan sampai ada yang guling-guling di lantai. 😀

Games #1
Games #1
Games #2
Games #2
Games #3 ; angin berhembus..
Games #3 ; angin berhembus..
Games #4 ; Tupai dan pohon
Games #4 ; Tupai dan pohon
penghayatan tingkat tinggi
penghayatan tingkat tinggi
Fokus ngeliat Pak Deden :P
Fokus ngeliat Pak Deden 😛
Capek ya, bu???
Capek ya, bu???

Seharusnya setelah salat jumat dan makan siang, kami akan meneruskan capacity building outdoor. Tapi berhubung dari siang sampai malam itu hujan tanpa henti, akhirnya acara CB di tiadakan dan sepanjang siang-sore-menjelang malam kami habiskan di kamar dan menikmati dinginnya udara.

Malam hari diisi dengan makan malam serta hiburan. Berhubung gw teler karena makan kambing guling, akhirnya gw segera menyingkir dari restoran. Esok harinya kami check out jam 8 pagi. Perjalanan memakan waktu lebih lama, 9 jam perjalanan untuk menuju Jakarta !!!! Selain karena hujan lebat yang membuat bis berjalan lebih lambat, perjalanan diselilingi dengan berhenti di 3 tempat yaitu tempat oleh-oleh di Garut, tempat tahu Sumedang yang tidak jauh dengan pintu tol Cileunyi serta di rest area Km 97 Tol Cipularang.

At the end of the story, Kampung Sampireun merupakan tempat yang sangat cucok untuk:

  • honeymoon, suasananya pas buat bikin baby. Hihihihi… 😉
  • perjalanan bersama keluarga, terutama untuk keluarga yang mempunyai anak kecil karena kita bisa langsung memberi makan ikan dari pinggir situ. Yang lebih serunya, tanpa komando para ikan-ikan ini akan segera mendatangi kita kalau kita berdiri di sekitar situ.
  • melepaskan kepenatan dari kesibukan sehari-hari. Gw sangat menikmati waktu ketika ‘terkurung’ hujan di Cikuray 117, suasana yang dingin, gemericik aliran sungai dan nikmatnya mie rebus tidak akan tergantikan dengan apapun.. *feels like in heaven*

Note : Berhubung di Cikuray 117 tidak mempunyai mini kitchen dan letak Kampung Sampireun ini berada 4 km dari jalan raya, saran gw sih sebelum menuju Kampung Sampireun siapkan ransum makanan yang banyak ya…. 🙂

Welcome to Kampung Sampireun!
Welcome to Kampung Sampireun!
Kampung Sampireun #1
Kampung Sampireun #1
Kampung Sampireun #3 ; The receptionist office
Kampung Sampireun #2 ; The receptionist office
Kampung Sampireun #2
Kampung Sampireun #3
Kampung Sampireun #4
Kampung Sampireun #4
Kampung Sampireun #5
Kampung Sampireun #5
Kampung Sampireun #6
Kampung Sampireun #6
Kampung Sampireun #7
Kampung Sampireun #7
Kampung Sampireun #8
Kampung Sampireun #8 ; ini tempat untuk candle light dinner loh
The restaurant
The restaurant
The canoe
The canoe
The big bamboo canoe
The big bamboo canoe
Kampung Sampireun #7
Kampung Sampireun #9
Kampung Sampireun #8
Kampung Sampireun #10
Kampung Sampireun #9
Kampung Sampireun #11
Kampung Sampireun #8
Kampung Sampireun #12
Kampung Sampireun #9 ; the giant fish
Kampung Sampireun #13 ; the giant fish
Dayung yang kuaatttt...
Dayung yang kuaatttt…
Keliling Situ sebelum badai hujan datang
Keliling Situ sebelum badai hujan datang
Duet maut #1
Duet maut #1
Duet maut #2
Duet maut #2
Before take off from Kampung Sampireun
Before take off from Kampung Sampireun
Advertisements

4 thoughts on “[Wonderful Indonesia] Reriungan di Garut

  1. Ahaa! Ciamik putu2nya… Ngalahin gallery di web-nya kampung sampireun 🙂
    can’t hardly wait to see it by my self… Hopefully sooon! 🙂
    You should take pictures while rain n storm were there… Then let it speaks…
    Bravo vika! *gaterimauangreceh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s