[Australia] Day 10 – Blue Mountain

May 9, 2013

Hari ini kami berencana jalan pagi untuk menuju Blue Mountain, namun apa daya kami bergerak agak santai (read : leyeh-leyeh) ketika sarapan. Alhasil kami pun harus tergesa-gesa mengejar kereta menuju Blue Mountain yang akan berangkat dari Central Station jam 10.09 dan perjalanan ini memakan waktu hampir 2 jam. Untuk menuju Blue Mountain kami menggunakan kereta Blue Mountain Line dari Central Station yang tersedia di platform nomer 4-15 (saat itu kami naik dari Platform Nomer 5). Tapi jangan lupa perhatikan schedule, platform serta stasiun-stasiun pemberhentian untuk Blue Mountain Line ya, karena beberapa kereta mempunyai stasiun pemberhentian yang berbeda satu sama lain. Harga single tiket untuk menuju Blue Mountain (kereta berhenti di Katoomba Station) senilai 8.4 Aud, return ticket 16.8 Aud. Untuk melihat jadwal kereta bisa dilihat di http://www.sydneytrains.info/

Central Station
Central Station
Inside of the train
Inside of the train
Katoomba Station
Katoomba Station
The direction
The direction
Petunjuk jam
Around Carrington Hotel
Cityrail timetable
Cityrail timetable
686 Bus schedule #1
686 Bus schedule #1
686 Bus schedule #2
686 Bus schedule #2

Ada 2 rute perjalanan yang akan kami singgahi selama di Blue Mountain yaitu Echo Point (dimana terdapat The Three Sisters) dan Scenic World. Selama di Blue Mountain kami menggunakan bis nomer 686.  Posisi halte bis ini berada di depan Carrington Hotel, ketika keluar dari Katoomba stasiun akan tampak bundaran jalan yang membagi jalan menjadi pertigaan, sebrangilah jalan , kemudian berjalan kaki menuju Carrington Hotel dan posisi halte bis berada dekat dengan jam yang menggantung di atas jalan.

Dari halte Carrington Hotel, membutuhkan waktu 10 menit untuk tiba di Echo Point. Setelah turun, tampaklah bukit-bukit ataupun tebing yang dipenuhi dengan rainforest. Tak jauh berjalan dari halte bis, akhirnya tampaklah The Three Sisters yang tersohor itu. Jika ingin mendekati The Three Sisters, susurilah jalan setapak yang tersedia untuk menuju tempat ini.

The Three Sisters is essentially an unusual rock formation representing three sisters who according to Aboriginal legend were turned to stone.

The character of the Three Sisters changes throughout the day and throughout the seasons as the sunlight brings out the magnificent colours.  The Three Sisters is also floodlit until around 11pm each evening looking simply spectacular set against the black background of the night sky.

Each of the Three Sisters stand at 922, 918 & 906 metres tall, respectively. That’s over 3000 feet above sea level!

The Legend
The Aboriginal dream-time legend has it that three sisters, ‘Meehni’, ‘Wimlah’ and Gunnedoo’ lived in the Jamison Valley as members of the Katoomba tribe. These beautiful young ladies had fallen in love with three brothers from the Nepean tribe, yet tribal law forbade them to marry. The brothers were not happy to accept this law and so decided to use force to capture the three sisters causing a major tribal battle.

As the lives of the three sisters were seriously in danger, a witchdoctor from the Katoomba tribe took it upon himself to turn the three sisters into stone to protect them from any harm. While he had intended to reverse the spell when the battle was over, the witchdoctor himself was killed. As only he could reverse the spell to return the ladies to their former beauty, the sisters remain in their magnificent rock formation as a reminder of this battle for generations to come.

http://www.bluemts.com.au/info/thingstodo/threesisters/

Echo Point
Echo Point

IMG_1420

The Three Sisters #1
The Three Sisters #1
The Three Sisters #2
The Three Sisters #2

Dari Echo Point kami melanjutkan perjalanan Scenic World. Untuk menuju Scenic World ada 2 pemberhentian bis yaitu Skyway East Station dan Scenic World Top Station. Saat itu kami turun di Skyway East Station, sempat bingung bagaimana kami akan menyebrang, namun sekitar 15 menit kemudian tampak Scenic Skyway berjalan menuju kami.

Scenic world mempunyai 4 discovery option, yaitu :

  1. Scenic Railway
    At a 52 degrees incline, the Scenic railway is the steepest passenger train in the world.
  2. Scenic Skyway
    Walk on air on the Scenic Skyway’s glass floor as you glide between cliff tops above the Jamison Valley. At 270 metres, it’s the highest cable car in Australia.
  3. Scenic Cableway
    Carrying 84 peoples, the scenic Cableway is Australia’s biggest cabble car. Descend the 545 metres into the Jamison Valley or return back up to the top of the escarpment.
  4. Scenic Walkway
    Spend 10 minutes or a full hour strolling amongst ancient, temperatur rainforest.

http://www.scenicworld.com.au/

Map of Scenic World
Map of Scenic World
Gate of Scenic World
At Skyway East Station ; One of gate Scenic World

Memang agak membingungkan jalur yang tersedia di Scenic World. Awalnya ketika gw browsing, gw juga sempat bingung bagaimana jalur yang sebaiknya ditempuh namun setelah gw menjalani sendiri akhirnya gw mengerti.

Dari Skyway East Station kami menuju Scenic World Top Station dengan menggunakan Scenic Skyway. Agak gamang juga ketika gw naik Scenic Skyway karena ketika di tengah perjalanan, Scenic Skyway ini sempat berhenti untuk menikmati pemandangan yang menggantung dari atas ketinggian. Jika kamu yang tidak takut akan ketinggian, ditengah lantai Scenic Skyway terdapat lantai beralas kaca transparan sehingga akan tampak pemandangan jurang dan rainforest yang berada dibawah.

Setelah sampai di Scenic World Top Station, kami antri untuk membeli tiket Unlimited Discovery Pass seharga 35 Aud. Dari Scenic World Top Station kami akan menggunakan Scenic Railway. Cukup menegangkan naik Scenic Railway karena Scenic Railway ini akan berjalan dengan derajat kemiringan 52 derajat. Kita akan melewati lorong berbatuan seperti gua dan kanan-kiri dikelilingi rainforest. Perjalanannya hanya 5 menit tapi sensasi melewati lorong bebatuan dengan kecuraman 52 derajat cukup membuat adrenalin meningkat.

Setelah tiba di Scenic Railway Bottom Station, Viba langsung menaiki kembali Scenic Railway menuju Scenic World Top Station karena sudah tidak sanggup berjalan lagi. Sedangkan gw akan mencoba berjalan menikmati Scenic Walkway. Gw berjalan pelan-pelan menikmati ketenangan dimana hanya ada suara angin, kicauan burung dikejauhan serta sejuknya udara disini. *take a deep breath ; inhale-exhale-inhale-exhale*

Sepanjang jalan Scenic Walkway, kita bisa menjelajahi situs sejarah pertambangan batubara termasuk pintu masuk tambang, replika penambang serta patung perunggu penambang dengan kuda pony-nya. Gw tidak berlama-lama menyusuri Scenic Walkway, hanya selang 20 menit gw kembali ke Scenic World Top Station untuk bertemu dengan Viba dengan menggunakan Scenic Railway.

Scan your wristband first!
Scan your wristband first!
Coal Mine Entrance
Coal Mine Entrance
Ventilation Furnace
Ventilation Furnace
Scenic Walkway
Scenic Walkway
Scenic Railway
Scenic Railway

Setelah bertemu Viba di Scenic World Top Station, kami meneruskan petualangan ketinggian dengan menggunakan Scenic Cableway. Ketika kami naik Scenic Cableway , ternyata tidak ada penumpang lain yang naik bersama kami. Gw pun agak exciting karena hanya kami berdua (bertiga dengan petugasnya) bisa menikmati dan bebas berjalan kesana kemari didalam Scenic Cableway. Kami sempat berbincang-bincang dengan petugas yang menjalankan Scenic Cableway, doski sempat mengucapkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia, tapi yang gw inget hanya kata ” Cantik “.. mau ngerayu kali ya?!?!?! 😉
Doski pun sempat memfoto kami berdua di dalam Scenic Cableway. How lucky we are !

Scenic Cableway
Scenic Cableway
Inside of Scenic Cableway
Inside of Scenic Cableway

Setiba di Scenic Cableway Bottom Station, kami bertemu Scenic Walkway kembali. Karena gw masih agak penasaran dengan jalur Scenic Walkway yang tidak selesai gw arungi, gw mengajak Viba untuk berjalan menyusuri Scenic Walkway. Namun Viba pun menyerah dan memutuskan hanya akan menunggu gw dan gw berjalan menyusuri Scenic Walkway sendiri. Selang berjalan 10 menit, gw memutuskan kembali ke Viba karena ternyata gw sudah kembali sampai di jalur Scenic Walkway yang terputus sebelumnya. Kemudian kami pun kembali ke Scenic Cableway Bottom Station untuk menuju Scenic World Top Station.

Setiba di Scenic World Top Station kami sempat berkeliling mencari suvenir ciri khas Scenic World. Disini tersedia juga tempat makan, namun mengingat kami sudah makan roti di perjalanan dan kami akan segera kembali untuk mengejar kereta menuju Sydney, kami tidak sempat mencoba makanan disini.

Dari Scenic World Top Station kami kembali menuju Skyway East Station dengan menggunakan Scenic Skyway. Seperti cerita sebelumnya, kali ini Scenic Skyway kembali berhenti di tengah perjalanan dan kali ini gw baru sadar kalau ternyata kita melewati Katoomba falls. Melihat tingginya air terjun yang bertrap-trap serta aliran air yang tidak terlalu banyak, membuat air terjun ini terlihat seksi. Kali ini gw pun memaksakan diri untuk mendekat ke lantai dinding kaca untuk mengambil foto air terjun yang berada di bawah kaki gw. Amaizing water falls !!!

The glass floor at Scenic Skyway
The glass floor at Scenic Skyway
View from Scenic Skyway #2
View from Scenic Skyway #1
View from Scenic Skyway #1
Katoomba falls ; View from Scenic Skyway #2
View from Scenic Skyway #3
Katoomba falls ; View from Scenic Skyway #3
View from Scenic Skyway #4
Katoomba falls ; View from glass floor

Setiba di Skyway East Station, kami kembali menunggu bis nomor 686 untuk kembali ke Katoomba Station. Didalam perjalanan kembali inilah baru kami sadari bahwa ada 2 tempat pemberhentian untuk menuju Scenic World karena setelah halte bis di Skyway East Station, bis akan berhenti di halte bis Scenic World Top Station.

Skyway East Station
Skyway East Station

IMG_1579

Note : Menurut gw jalur di Scenic World yang bisa digunakan antara lain :

  • Jalur yang bisa ditempuh jika kita turun di Skyway East Station yaitu Skyway East Station ( dengan menggunakan Scenic Skyway) – Scenic World Top Station – Scenic railway Bottom Station (dengan menggunakan Scenic Railway) – berjalan kaki menikmati segarnya udara di jalur Scenic Walkway untuk menuju Scenic Cableway Bottom Station. Dari Scenic Cableway Bottom Station –  Scenic World Top Station (dengan menggunakan Scenic Cableway).
  • Rute ini sebenarnya sama dengan rute diatas. Perbedaan hanya jika kita tidak ingin berjalan di Scenic Walkway, kita harus kembali dengan menggunakan transportasi yang sama untuk kembali ke Scenic World Top Station. Jalurnya Skyway East Station ( dengan menggunakan Scenic Skyway) – Scenic World Top Station – Scenic Railway Bottom Station ( dengan menggunakan Scenic Railway) – kembali ke Scenic World Top Station dengan menggunakan kembali Scenic Railway –  Scenic Cableway Bottom Station ( dengan menggunakan Scenic Cableway) – kembali ke Scenic World Top Station dengan menggunakan kembali Scenic Cableway.

Setelah turun dari bis, kami kembali berjalan menuju Katoomba Station. Selang beberapa menit kereta menuju Central Station pun tiba dan kami bergegas naik. Selama 2 jam perjalanan, gw habiskan waktu untuk menikmati pemandangan dan walau pada akhirnya gw jatuh tertidur.. 😀

Advertisements

3 thoughts on “[Australia] Day 10 – Blue Mountain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s