[Australia] Day 4 – Puffing Billy, Sky High Mt Dandenong & Phillip Island

May 3rd, 2013

Hari ini gw sangat bersemangat karena hari ini kita akan ke Phillip Island?!?!?! *goyang kepala*
Rencana awalnya hari ini kita akan ke Phillip Island dengan lima personil yaitu Eden, Max, Rory, Viba dan gw. Tapi semalam setelah bertemu dengan Mbak Tyas dan Mas David, peserta tur pun bertambah menjadi Mas Loudy dan Tassya. Pastinya perjalanan makin seru dan heboh, terutama pasangan suami istri ini cihuy banget diajak gila.. πŸ˜‰

Jam 9 kami berangkat menuju rumah Mbak Tyas untuk menjemput Mas Loudy dan Tassya dan kita pun berganti mobil dengan mobil yang telah disewa oleh Mas David yaitu sebuah mobil KIA Carnival. Gw sempet terpukau juga melihat mobil jenis ini yang sangat family car dengan jarak antar kursi depan dan belakang yang lebar (bener loh selama perjalanan gak bikin capek, padahal gw duduk di seat belakang) dan bagasi belakang pun sangat luas. Tanpa bermaksud promosi atau jualan, di Indonesia memang masuk KIA Carnival, tapi kenapa mobil yang seperti ini tidak masuk ke Indonesia ya ????!!!!

Back to topic..!!!
Destinasi pertama menuju Puffing Billy. Tassya semalam mengusulkan untuk ke Puffing Billy kepada kita, setelah mendengar rencana kita ke Phillip Island. Perjalanan pun dimulai, gw dan Viba duduk di belakang (sibuk foto-foto disepanjang jalan) sambil ngobrol dengan Eden, Mas Loudy dan Tassya. Berbicara ngalor ngidul dari mengomentari situasi perjalanan, rencana perjalanan ke Phillip Island, berdiskusi tentang kamera yang dipegang mas Loudy dan terkadang di timpali oleh Max yang mengerti bahasa Indonesia. Dan pada akhirnya gw pun jatuh tertidur. πŸ˜€

Amazed wid this view
Amazed with this view

Sampai di Puffing Billy kami melihat rute yang tersedia, tersedia one way ticket atapun return ticket. Berhubung kita tidak punya banyak waktu, kita pun hanya mengambil perjalanan one way, berhenti di Lakeside dan kemudian langsung menuju perjalanan selanjutnya. Yang ikut perjalanan ini pun hanya gw, Viba, Eden, Tassya dan Mas Loudy karena Max dan Rory akan menjemput kita di Lakeside dengan menggunakan mobil. Oya, harga tiket one way menuju Lakeside seharga 27 Aud.

Gw pun terpesona ketika melihat kereta api uap ini. Terus terang gw belum pernah melihat kereta uap (setahu gw sih di daerah Malang masih ada trip dengan menggunakan kereta uap ini ) jadi ketika melihatnya cukup membuat gw berkata, ” Waaaawwww…. “, *mata berbinar-binar*. Petugas disini didominasi oleh para orang tua sesepuh yang sangat ramah, stasiun yang sangat old-style plus uap dari kereta serasa ada di film Harry Potter. Beneran deh… *muka serius,angguk-angguk kepala*

Puas berfoto, kami pun segera menaiki kereta dan mencari gerbong yang masih kosong. Melihat orang-orang duduk di pinggir gerbong dan menjulurkan menjuntaikan kaki keluar kereta, gw pun gak mau kalah ingin merasakan sensasi tersebut. It’s really fun!!!

Sepanjang jalur kereta, kami disuguhi pemandangan pegunungan dengan pohon yang mulai berwarna-warni, peternakan dengan lahan yang sangat luas dan jalur kereta yang berbelok-belok. Oya, di sepanjang jalan pun setiap ada orang yang berdiri di dekat jalur kereta ataupun mobil yang berhenti menunggu kereta lewat, mereka pasti akan melambaikan tangan. Entah karena ini memang jalur turis ataupun memang sudah tradisi, tapi sangat menyenangkan melihat mereka melambaikan tangan.

Puffing Billy is Australia’s favourite steam train and one of the finest preserved steam railways in the world. This century-old steam train continues to run on its original mountain track from Belgrave to Gembrook in the magnificent Dandenong Ranges 40kms east of Melbourne. Puffing Billy was built to serve at the turn of the century and is a genuine relic of our more leisurely days. The Railway is the major survivor of four experimental lines used to develop rural areas in the early 1900s. Puffing Billy Railway is now a major tourist attraction and operates every day except Christmas Day, thanks to the tireless efforts of more than 900 dedicated volunteers.

http://www.puffingbilly.com.au/


Puffing Billy Journey Map

Image
Inside of the train
Puffing Billy
Puffing Billy or Harry Potter trains???
Ladies..
Ladies..
Full team
Full team
Naik kereta api Tut..Tut..Tut..
Naik kereta api Tut..Tut..Tut.. *singing mode on*
Dan inilah kamera yang dipegang oleh Mas Loudy
Dan inilah kamera yang dipegang oleh Mas Loudy..

IMG_8602IMG_8661

The hospitality
The hospitality

Salah satu stasiun

Mengisi bahan bakar..
Mengisi bahan bakar atau isi air ya..???
Smiling face..
Smiling face..
The steam train
The steam train
At Lakeside
At Lakeside, the final stop

Dari Lakeside , kami melanjutkan perjalanan menuju Sky High Mt Dandenong. Perjalanan pun sangat menyenangkan karena melewati jalur pegunungan, tapi siap-siap obat anti mabuk ya karena jalanan berkelok-kelok. Di Sky High Mt Dandenong kami disuguhi pemandangan kota Melbourne dari ketinggian, semacam Puncak kali ya. Tidak banyak aktivitas yang bisa kami lakukan disini, hanya menikmati pemandangan Melbourne dan mencoba Skyhigh Maze. Skyhigh Maze itu seperti labirin taman dan ada 4 taman yang harus kita cari. Max pun sangat bersemangat ketika mencari jalur labirin dengan benar. Harga tiket masuk Skyhigh Maze 6 Aud. Untuk informasi lebih lanjut bisa dibuka di http://www.skyhighmtdandenong.com.au/home.aspx

Sky High Mt Dandenong
Sky High Mt Dandenong
The view
The view
Skyhigh Maze
Skyhigh Maze
Point
Point Stamp – The Japanese Garden
The passport
The passport

Next destinasi menuju Phillip Island!
Perjalanan masih jauh dan waktu semakin siang, dan kita hanya mampir sebentar untuk makan siang di salah satu rest area. Hingga pada akhirnya gw pun jatuh tertidur (lagi) πŸ˜€ dan kemudian bangun, perjalanan sudah dekat ke Phillip Island. Sebelumnya Eden sudah membeli 3 Park Pass yang terdiri dari Penguin Parade, Koala Conservation Centre dan Churchill Island Heritage Farm, dengan harga tiket masuk seharga 37,5 Aud (via online). Untuk pembelian 3 Park Pass bisa dilihat di https://www.penguins.org.au/buy-tickets , sedangkan untuk informasi Phillip Island bisa di cek di http://www.visitphillipisland.com/

The destinations for 3 Park Pass:

  1. Penguin Parade
    Experience the magic of little penguins returning home at sunset to one of the largest penguin colonies in Australia.
  2. Koala Conservation Centre
    Come β€˜face to face’ with koalas in their natural habitat. Explore the treetop boardwalks and stroll through the woodlands, home to many animals including wallabies, echidnas, bats and birds.
  3. Churchill Island Heritage Farm
    Journey back in time and explore the heritage and tranquil scenery. Wander the old homestead and experience daily heritage farming activities including cow milking, sheep shearing and Blacksmith demonstrations.

Berhubung kita sampai di Churchill Island Heritage Farm jam 3 sore, sedangkan jam operasional hanya sampai jam 5 dan kita masih harus ke Koala Conservation Centre alhasil perjalanan seperti Amaizing Race. Dari dalam mobil Eden sudah berbicara, “5 menit ya.. 5 menit..!!” Jadi setelah masuk ke Churchill Island Heritage Farm, foto-foto 5 menit dan kemudian kita kembali ke dalam mobil. Kita pun hanya tertawa-tawa sepanjang mobil. Setelah itu kami langsung ke Koala Conservation Centre, mengelilingi tempat konservasi dan bertemu dengan koala unyu-unyu itu yang sibuk mengunyah makan.

Churcill
Churcill Island Heritage Farm
Koala Concervation Center
Koala Concervation Center

Dari Koala Conservation Centre, Max menyetir menuju The Nobbies. Ketika gw dan Viba merencanakan perjalanan ke Phillip Island, kita berdua sudah ribut untuk menuju The Nobbies karena melihat hasil foto orang-orang yang sangat dahsyat di The Nobbies. Salah satunya foto dibawah ini yang gw capture…

*breathless*
*breathless*

Sesampai di the Nobbies, matahari sudah tidak tampak, angin bertiup sangat kencang (bahkan gw sampai berpegangan ke boardwalk) dan suhu udara mulai dingin. Disini terjadi hal yang membuat gw terpana dan shock berat.. 😦
Gw berjalan di sepanjang boardwalk The Nobbies, tapi karena angin bertiup sangat kencang, gw memutuskan untuk kembali ke tempat Viba dan yang lain (yang sedang sibuk foto-foto). Ketika gw meminta Viba untuk memfoto gw dengan kamera Viba dan tiba-tiba , ” Baaammm!!! “. Gw melihat kebawah dan kamera gw sudah berada di bawah. OMG, I slipped it !!!! Mas Loudy pun berkata, ” Sini aku pegang kameranya, kamu foto dulu “. Kayaknya sih saat itu gw berfoto dengan senyum terpaksa dan pikiran pun sudah melayang-layang membayangkan retakan-retakan di lensa *tarik nafas panjang*.
Didalam mobil Mas Loudy menenangkan gw kalau yang pecah itu adalah filter lensa, bukan lensanya. Agak tenang sih, tapi tetap saja agak was-was karena Mas Loudy tidak bisa membuka filter lensanya sedangkan perjalanan liburan di Osi masih beberapa hari kedepan.

Viba tried to open the lens filter
my poor baby
Warning
Warning
The Nobbies
The Nobbies
Detik-detik sebelum " Baaaammm"
Detik-detik sebelum ” Baaaammm”

Back to story..
Perjalanan selanjutnya menuju Penguin Parade. Penguin Parade adalah salah satu atraksi untuk melihat penguin (yang ternyata kecil) kembali dari laut menuju pantai rumahnya. Disini ada beberapa option tiket dan kami sempat ditawarkan untuk upgrade ke tiket Penguin Plus dimana mereka mempunyai jalur yang spesial, limited to 190 people, dan bisa melihat lebih dekat dengan penguin. Ketika kita menonton Penguin Parade, kita sama sekali tidak boleh memfoto penguin dan beberapa petugas pun berjaga-jaga dan menegur kalau ada yang mau memfoto penguin.

Penguin parade itu kayak apa sih???
Jadi kita menonton para penguin-penguin yang mungil ini keluar dari laut dan mereka berjalan menuju pinggir pantai untuk kembali ke sarangnya. Ketika kita selesai menonton, sepanjang boardwalk kita masih bisa melihat penguin-penguin itu berjalan (dengan sexy bottom) berombongan dan beriringan menuju sarangnya. Jadi, rasanya sih tidak perlu beli tiket Penguin Plus toh kita masih bisa lihat penguin-penguin ini sangat-sangat-sangat dekat. Oya, gw sempat membayangkan penguin-penguin itu akan sebesar dengan penguin yang ada di film ‘Happy Feet’ dan ternyata gw salah! Jenis penguin yang ada di Phillip Island adalah jenis penguin yang kecil, tapi malah membuat mereka menjadi unyu-unyu sih

Pengun parade
Penguin parade
Souvenir magnet 3,95 Aud
Souvenir magnet 3,95 Aud

Selesai menonton Penguin Parade, kami pun kembali menuju Melbourne dengan segudang cerita penguin kecil yang unyu-unyu itu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s