[Australia] Day 2 – Welcome to Melbourne ; Old Melbourne Gaol & State Library of Victoria

May 1st 2013

Keluar dari pesawat, gw sempat dilema apakah mau menggunakan Express Path Card yang sudah disediakan GA atau tidak. Sambil berpikir, gw pun berbelok mencari toilet. Toilet yang dituju pun penuh dengan antrian, akhirnya gw berbalik menuju imigrasi. Tapi tiba-tiba ko terlihat ada penampakan tinggi, besar dengan menggeret koper ELLE yang gw kenal. Gw colek dan ternyata benar itu Viba. Akhirnya punya teman deg-degan di Imigrasi. Fiuhhh…. *lap keringat*

Saat itu antrian di imigrasi lumayan mengular panjang dan beberapa kali petugas keamanan bersama anjing pelacaknya mondar-mandir di antara antrian. Ketika antrian sudah dekat menuju loket, prepare mental dengan berdoa sebanyak mungkin hafalan surat-surat pendek (yang gw ingat) semakin dimantapkan *semakin lebay*. Gw berdua viba maju secara bersamaan di loket petugas imigrasi. Doski cuma ngambil paspor – melihat muka kita – menscan paspor – mengambil incoming passenger card – menstempel paspor – menyerahkan paspor.
Emmmmm….?!?!?!?! *%#%$@$&^*!#@)(&$%$#   *edisi ngedumel*
Segini doank nih, persiapan mental yang bikin jungkir balik, deg-degan dari sehari sebelumnya serta contekan data pribadi Eden dan suaminya yang sudah setengah mati gw hapalin pun gak ditanya sama sekali.

Keluar dari imigrasi, kita mengambil koper dan mulai mengantri menuju pemeriksaan barang. Berhubung kita tidak membawa makanan sama sekali ( kalau gw pribadi sih gak mau ribet mesti diperiksa satu persatu barang bawaan oleh petugas disana) so kita tidak mempunyai barang yang harus di declared. Perjalanan di custom pun kita lewati dengan lancar jaya, meskipun agak deg-degan juga karena terkadang ada random check walau kita tidak punya barang yang harus di declared.

Barang yang harus di declared antara lain

  • Senjata api, senjata dan amunisi, termasuk sumpitan, katapel, pengejut listrik, tongkat pemukul, pepper spray
  • Obat-obatan yang mempertinggi performa dan mempertinggi imaji seperti hormon pertumbuhan berasal dari manusia, DHEA, semua steroid anabolik dan steroid androgenik
  • Jika membawa mata uang bernilai 10.000 Aud atau mata uang asing yang sama nilainya, maka kita harus melaporkan
  • Pornografi
  • Obat-obatan & bahan-bahan yang dapat disalahgunakan, dipakai berlebihan atau yang menyebabkan ketergantungan, misalnya steroid, penangkal sakit yang mengandung candu (opioid analgesik), ganja atau obat-obatan yang berdasar narkotik
  • Satwa liar yang dilindungi
  • Barang-barang yang terdaftar sebagai warisan budaya
  • Produk-produk kimia untuk pertanian dan kehewanan
  • Barang-barang pertahanan dan strategis

Waktu itu gw membawa obat pribadi seperti panadol, nalgestan & Rhinos SR ( Australia melarang membawa obat yang mengandung Amfetamin ya, jadi diricek dulu kandungan obatnya), ventolin, salbutamol dan CDR. Gw juga membawa rokok titipan Eden sebanyak 48 batang ( semenjak 1 September 2012 untuk yang berumur 18 tahun keatas dapat membawa 50 batang rokok atau cerutu yang bebas bea masuk ke Australia). Viba sendiri saat itu membawa 1 kotak Tolak Angin untuk Eden.

Diluar bandara sudah ada Eden yang menjemput, selesai bercupika-cupiki, kita keluar dari bandara menuju antrian taksi dan segera menuju rumah Eden. Rumah Eden berada di pinggir kota Melbourne. Model rumah Eden seperti town house di Jakarta, yang terdiri dari 3 unit rumah dan rumah Eden berada di bagian belakang. Rumahnya berukuran sedang dan kalau menurut gw, rumahnya bisa direkomendasikan untuk pasangan pengantin baru. Rumahnya nyaman, ukurannya tidak besar dan tidak kecil, dekat dengan main street dan halte tram. and I really love it!

Eden's home - Baru ngeh kalau warna mobilnya sama dengan warna rumahnya
Eden’s home – Baru ngeh kalau warna mobilnya sama dengan warna rumahnya

Siang ini setelah menemani Eden ke post office, kita berencana untuk menuju pusat kota Melbourne. Jarak dari rumah Eden ke halte tram hanya beberapa langkah saja , naik tram nomor 55 langsung menuju pusat kota. Oya, untuk moda transportasi di Melbourne bisa menggunakan tram, kereta dan bis. Untuk jalur dan jadwal transportasi di Melbourne bisa dilihat di  http://www.ptv.vic.gov.au/

Eden meminjamkan Myki Card untuk kita gunakan naik tram selama beberapa hari di Melbourne. Eden menjelaskan kalau fares untuk Myki di Zone 1 akan di charge 3,5 Aud. Ketika kita naik  tram, jangan lupa touch on Myki card ke myki reader yang berada di dalam tram. Fares tersebut berlaku untuk satu hari penuh dan kita tidak perlu touch off ketika kita turun dari tram kecuali kalau kita berpergian kurang dari 2 jam maka harus touch off untuk mendapatkan fares termurah. Oya, kalau hari itu kita sudah touch on, maka bolak-balik naik tram dan berbeda jurusan maka seharian tidak perlu touch on lagi di tram yang lain, karena fares berlaku untuk seharian.  Untuk informasi Myki bisa dilihat di http://www.myki.com.au/

Inside of Tram No. 55
Inside of Tram No. 55

IMG_8496

Sampai di  Swanston Street, kami mampir untuk makan siang (yang gw lupa nama tempatnya). Rasanya cukup unik dan enak, tapi jangan ditanya tingkat kehalalannya ya. Dari Swanston Street kami mampir sebentar ke State Library of Victoria. Diluar State Library of Victoria banyak sekali orang yang duduk-duduk, entah ada yang sambil membaca, hang out ataupun sekedar berjemur mencari sinar matahari. Kita hanya mampir sebentar untuk photo session.

Our lunch - 12,9 Aud
Our lunch – 12,9 Aud
In front of State Library of Victoria
State Library of Victoria

IMG_8005

IMG_8000

Dari State Library of Victoria, kami bergerak menuju Old Melbourne Gaol. Old Melbourne Gaol merupakan penjara yang sudah tidak difungsikan dan terdiri dari 3 lantai. Cukup unik melihat penjara versi Osi,  ketika masuk ke dalam Old Melbourne Gaul kita langsung berada di hall yang cukup luas dan lapang, warna bangunannya pun cukup menarik perhatian mata walaupun memang penerangan dibuat terkesan suram. Di setiap lantai terdiri dari ruangan-ruangan kecil berukuran kurang lebih 2×3 meter, yang digunakan sebagai ruang tahanan. Old Melbourne Gaol buka setiap hari kecuali Hari Natal dan Good Friday, dari jam 09.30 –  17.00 dan harga tiket masuk sebesar 25 Aud.

Inside of Old Melbourne Gaol
Inside of Old Melbourne Gaol

When the Old Melbourne Gaol as built in the mid-1800s, it dominated the Melbourne skyline as a symbol of authority. Inside the Gaol, dangerous criminals were held alongside petty offenders, the homeless and the mentally ill. Between 1842 and its closure in 1929 the gaol was the scene of 133 hangings including Australia’s most infamous citizen, the bushranger Ned Kelly.
http://www.oldmelbournegaol.com.au/

Old Melbourne Gaol
Old Melbourne Gaol

IMG_8040

The room
The room
The view from the 3rd floors
The view from the 3rd floors
The outside of Old Melbourne Gaol
The outside of Old Melbourne Gaol

Dari Old Melbourne Gaol, kami kembali menuju ke arah Little Bourke Street, di jalan kami sempat melihat ada demo karena hari itu bertepatan dengan May Day. Kalau dibandingkan dengan demo di Indonesia sih kebanting sekali karena mereka demo tidak terlalu besar, tapi Polisi tampak dimana-mana dengan menggunakan transportasi yang berbeda-beda pula.

Seragamnya eye catching ya!
Seragamnya eye catching ya!

Di Little Bourke Street, kami masuk ke dalam salah satu gang (sepertinya sih bernama Arcade Alley) yang disekeliling gang berisi mural. Cukup eye catching melihat warna dan jenis gambarnya. Puas berfoto, kami masuk ke dalam salah satu pusat perbelanjaan yang bernama Royal Arcade dan GPO. Kami tidak lama-lama disini karena harga barang disini mahal, tak mampu membelinya. Kami pun menuju arah Federation Square. Kami hanya berjalan sebentar disini mengingat cuaca galau yang tidak menentu, sebentar hujan – sebentar cerah – sebentar mendung – sebentar hujan. Berdiskusi dengan Eden dan kami memutuskan kembali kembali pulang dan berencana kembali ke Federation Square esok hari.

The Mural Alley
The Mural Alley
Three of us
Three of us
Inside of Royal Arcade
Inside of Royal Arcade

IMG_8091

IMG_8100

Yummy
Yummy
Our dinner - made in Rory
Our dinner – made in Rory
Me, Viba, Max and Rory
Me, Viba, Max and Rory

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s