[Australia] Day 1 – I’m ready to go!

30 April 2013

Hari ini gw masih terhitung untuk kerja, cuti baru dimulai terhitung esok hari, so.. koper dan tas ransel gw titipin ke Momsky untuk di bawa ke Meeting Point di Gambir (tsaaaahhhh bahasanya) dan gw tetap berkerja seperti biasa.

Agak deg-degan juga karena beberapa hari sebelumnya, Bos meminta gw untuk mendampingi Beliau ke pertemuan di RSCM pada jam 3 sore. Sempat memikirkan beberapa alternatif kalau ternyata gw harus tetap jalan dari RSCM menuju Gambir. Jam 15.30 Bos bilang kalau sepertinya tidak bisa datang ke RSCM so akhirnya gw bisa tenang jalan ke Gambir.

Sesampai di Gambir, gw segera bertemu Momsky, cabut ke mushala dan bergegas menuju kamar mandi untuk numpang mandi. Beberapa hari sebelumnya, sempat berbicara dengan Momsky, gw agak keberatan untuk numpang mandi di Gambir. Tapi Momsky berusaha meyakinkan gw kalau banyak yang akan mandi di sana dan itu sudah hal lumrah yang terjadi. Dan tanpa pilihan lain, gw pun akhirnya mandi di kamar mandi di sebuah mushala di Gambir. Kalau Momsky ajah bisa, kenapa gw gak bisa ya?!?!?! *nelan ludah*

Jam 1/2 6 gw sudah rapih,wangi dan bersiap diri menuju bandara dengan menggunakan Damri. Di dalam bis Damri gw pun sempat bertemu dengan salah satu teman kantor, niatnya biar orang kantor gak tahu gw cuti akhirnya malah ketemu juga di bis Damri. 😦

Perjalanan menuju Bandara Soetta ditempuh kurang lebih 45 menit, setiba di bandara gw menyempatkan diri menuju mushala, makan malam (yang sangat nikmat) di salah satu fast food dan jam 1/2 8 gw masuk ke dalam terminal 2D. Gw pun langsung menuju tempat check in, oleh petugas Garuda Indonesia gw diarahkan menuju Premium Check In Area untuk Executive Class dan GFF Platinum. Gw lupa kalau memang tiket gw untuk diΒ Executive Class. Weits, pasti pada ngiri deh gw naikΒ Executive Class.. πŸ˜‰
Tenang ada ceritanya kok, waktu itu supaya jadwal kedatangan gw di Melbourne bisa matching dengan Viba dan menghemat waktu cuti, gw memutuskan untuk menukar poin GFF (hasil perjalanan dinas selama 3 tahun) dengan sebuah tiket pesawat Garuda Indonesia untuk sekali jalan. Memang dasar jodoh, gw mendapat email promo dari Garuda Indonesia bahwa bisa menukar poin GFF senilai poin untuk tiket ekonomi (35.000 poin) akan mendapatkan 1 tiketΒ Executive Class dan promo ini pun berlaku hanya untuk perjalanan pesawat sampai tanggal 30 April 2013. Tanpa berpikir panjang, dengan menambah tax sebesar 126 USD, promo ini langsung gw ambil.

Kembali ke cerita awal…
Memang pelayanan di Executive Class itu sangat wokeh.Dimulai dari check in gw gak perlu berdiri ngantri dan barang bagasi gw sudah diurusi oleh petugas Garuda. Gw hanya duduk manis menunggu dan ditanya mau duduk di dekat jendela atau gang, dengan jawaban pasti gw jawab ,”dekat jendela”. Selesai check in, gw kemudian di temani oleh salah satu petugas Garuda Indonesia untuk menuju Executive Lounge. Petugas tersebut berkata, ” Ibu Vika, setelah ini saya mengantar Ibu Vika ke Executive Lounge, nanti saya segera mengurus paspor Ibu ke Imigrasi dan saya akan kembali 10 menit dan mengantar kembali paspor Ibu”. Gw pun hanya bilang, “Okeh”. Padahal dalam hati, ” Wew, bahkan urusan imigrasi pun diurusi oleh petugas Garuda. Nikmatnya executive class !!!Β  ”

Setelah shalat di mushala yang berada di Executive Lounge, gw pun mengedarkan mata, hmmm…. makanan bertebaran dimana-mana, jenis makanannya beragam walaupun tempatnya sedikit lebih kecil dibandingkan Executive Lounge di terminal 2F. Makanan yang tersedia cukup beragam, dari mie rebus, pempek, nasi goreng, somay, roti, buah-buahan segar, puding, dll. Selesai beredar menyusuri makanan, akibat gw masih kekenyangan dan mencegah bolak-balik ke WC ketika di pesawat, akhirnya gw hanya mengambil somay dan secangkir teh manis. Tak lama kemudian, petugas Garuda mengembalikan Paspor yang sudah tercap keberangkatan gw hari itu dan memberikan kartu Express Path. Kartu Express Path adalah kartu diberikan kepada penumpang Executive Class untuk dipergunakan di jalur ekspress menuju Immigration, Customs dan Quarantine Australia. Tawaran yang sangat menarik, mengingat Immigration, Customs dan Quarantine Australia yang terbilang cukup ketat..

Sepiring somay dan secangkir teh
Sepiring somay dan secangkir teh
My boarding pass and express path card
My boarding pass and express path card

Selesai makan, gw memutuskan untuk menunggu pesawat di gate saja dan berjalan menuju Gate E2. Telat 15 menit dari jadwal keberangkatan, akhirnya pesawat pun bording. Penumpang di Executive Class saat itu hanya 11 orang (termasuk gw) dan tidak semua kursi Executive Class terisi penuh. Tidak lama gw duduk, gw pun diberi handuk hangat, menu untuk sarapan esok hari dan amenity kits. Dengan keramahan pramugari, gw ditawari minuman dingin dan gw pun memilih Orange Juice. Tak lama berselang, Bapak Pilot mengumumkan bahwa sebentar lagi pesawat akan take off dan saat itu hujan mulai membasahi bandara Soetta.
Bismillah… Semoga perjalanan ini lancar menuju Melbourne dan kembali ke rumah dengan selamat. Amin.

Aminity kits
Amenity kits
Inside of aminity kits
Inside of amenity kits

Setelah lampu ‘ Seat Belt ‘ dimatikan, para pramugari pun mulai beraksi. Salah satu pramugari menanyakan menu untuk sarapan esok hari, tadinya gw meminta nasi rendang, tapi sayang menu nasi rendang habis, akhirnya gw pun memilih sarapan favorit gw di Garuda Indonesia yaitu omelet. Setelah itu, gw pun mulai mengeluarkan kamera dan sibuk memfoto dan tanpa gw sadari lampu di dalam cabin mulai berubah warna menjadi merah keunguan.
Note : Setelah gw pulang, gw sempat chat dengan Ageng, gw diberi salah satu link website forum pecinta pesawat dan ternyata lampu merah keunguan itu merupakan mood lighting, pantesan aja saat itu rasanya mata gw mulai kriyep-kriyep (padahal sih bawaan sudah ngantuk juga).. πŸ˜€

Suasana di dalam cabin
Suasana di dalam cabin
Mood lighting
Mood lighting yang ternyata sukses membuat mata kriyep-kriyep

Mulai bosan dengan aktifitas foto, gw pun mulai membuka televisi lipat dan mulai asyik mencari film yang akan gw tonton. Tidak lama kemudian gw ditawari night snack, bolehlah pengganjal perut sebelum tidur. Saat itu gw baru sadar, bahwa hanya gw yang ditawari night snack karena penumpang yang lain sudah mulai tidak bersuara alias tidur. Selesai menghabiskan night snack, gw mulai memainkan tombol untuk merebahkan sandaran kepala dan tak lama kemudian gw tertidur pulas.

Night snack - curry puff and a glass of water
Night snack – delicious curry puff and a glass of water

Jam 03.30, alias jam 06.30 waktu Australia, gw dibangunkan oleh pramugarinya dan diberi tahu bahwa waktu subuh sudah masuk. Gw pun berjalanan menuju WC dan kemudian membersihkan diri seadanya. Sekilas gw mulai membandingkan kamar mandi Executive Class yang hampir sama dengan kelas ekonomi, perbedaannya hanya di fasilitas parfum, fragrance after shaving, sabun dan body lotion yang lebih eksklusif dibandingkan kelas ekonomi. Sekembalinya dari kamar mandi, gw mengintip keluar jendela dan melihat sebentar lagi matahari akan muncul di langit Australia.

Sunrise
Sunrise

Jam 7 pagi, pramugari mulai membereskan meja di depan gw dan mulai mempersiapkan sarapan. Dimulai dengan menu pembukaΒ  yaitu sereal dan buah-buah segar. Setelah habis gw santap,Β  menu omelet yang gw minta dimalam sebelumnya pun keluar. Lumayanlah untuk mengisi perut di pagi hari. Selesai sarapan, gw mulai mengisi Incoming Passenger Card yang diberikan oleh pramugari.

My breakfast #1
My breakfast #1
My breakfast #2
My breakfast #2
Arrival card #1
Incoming Passenger Card #1
Arrival card #2
Incoming Passenger Card #2

Tidak lama berselang, pilot mengumumkan bahwa pesawat akan mendarat tidak lama lagi. Dalam waktu 20 menit, pesawat pun mendarat dengan mulus di Tullamarine Airport. Sebentar lagi gw akan menjejakan kaki di Australia, yeaaayyyy….! *goyang kepala*

Melbourne views from the top
Melbourne views from the top #1
Melboune views from the top #2
Melboune views from the top #2
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s