Visa Korea

Visa and Custom Declaration Korea

Proses pembuatan visa korea ini sebenarnya sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu sebelum posting ini dibuat, yaitu pada bulan Oktober 2012. Jadi sambil berpikir (sangat keras) untuk mengingat kembali dan mengetiknya di blog ini.

Dengan berbekal info dari Kedutaan Besar Republik Korea rencananya saya dan rombongan ‘Happy Tour’ (Read: Iin, Mbak Wiwid, Tante Anne, Epoy) akan memasukan berkas visa pada awal Oktober. Waktu itu memang saya sudah memutuskan untuk mengurus visa Korea sendiri, tanpa bantuan travel agent, mengingat saya sudah punya pengalaman dalam mengurus visa NZ beberapa bulan sebelumnya dan itupun ternyata tidak sulit.

Hari demi hari, satu persatu masalah mulai muncul. Dimulai dari surat rekomendasi dari kantor Iin (salah satu rombongan Happy Tour) yang tidak kunjung selesai, masa expired paspor ( Iin juga) yang hampir tiba sehingga harus membuat paspor express, permasalahan rekening tabungan dan tambahan dua teman lagi yang mendadak akan ikut, akhirnya membuat saya memutuskan untuk mengajukan permohonan visa sendiri, tanpa beserta aplikasi rombongan Happy Tour.

Dengan menggunakan jasa Ojek Motor, saya menuju Embassy Korea yang saat ini berada di The Plaza Office Tower, Jl. H.M. Thamrin Kav.28-30, Jakarta Pusat. Posisinya berada di antara Plaza Indonesia dengan Kedutaan Jepang. Cukup terlihat ko,mengingat gedungnya menjulang tinggi dan tertulis jelas The Plaza di bagian atas gedung.

Sebelum menuju Embassy Korea yang berada di lantai 30, saya lapor ke front office untuk mendapat ID Card tamu. ID Card tamu ini harus di tapping di gate sebelum menuju lift dan secara otomatis tertulis angka 30 ketika saya masuk lift. Canggihnyaaaaa……….. *melongo* Saya pun hanya bisa terpana dengan kecanggihan liftnya.

Di lantai 30, banyak petugas keamanan yang mengarahkan. Saya ambil kertas antrian dan menunggu dengan manis (dengan celingakcelinguk pastinya).Disekeliling saya banyak sekali orang-orang yang membawa segepok paspor (sekitar 5-8 paspor) ditangannya dan saya pun mengasumsikan bahwa mereka adalah kurir travel agent. Hanya ada perempuan muda yang berujungan-ujungan dengan kursi yang saya duduki, dengan berpakaian santai dan tampak gugup seperti saya, yang sepertinya sama-sama memperjuangkan visa tanpa bantuan travel agent.. *Sotoy mode on*
Hanya berselang 15 menit nomor antrian saya pun dipanggil, dengan pasrah saya menyerahkan berkas-berkas. List berkas syarat visa Korea yang saya serahkan antara lain:

  1. formulir permohonan visa, dengan menempelkan foto terbaru 4×6 (foto saya dengan background putih)
  2. paspor asli, beserta fotokopi paspor (include cap-cap negara dan visa yang ada di paspor)
  3. fotokopi Kartu Keluarga
  4. Surat keterangan kerja dari boss
  5. Fotokopi bukti keuangan (saya melampirkan surat rekomendasi bank yang harus ditebus dengan harga mahal dan rekening koran tabungan 3 bulan terakhir)
  6. Fotokopi KTP *
  7. Fotokopi tanda bukti terima NPWP *
  8. Print out tiket PP Jkt-Denpasar-Seoul *
  9. Print out booking hostel *
  10. Itinerary selama di Korea *
  11. Membayar Rp. 285.000 untuk visa sekali kunjungan ; Per 1 Januari 2014 harga visa sekali kunjungan dibawah 90 hari sebesar Rp. 480.000

* adalah data tambahan yang tidak dipersyaratkan Embassy Korea

Setelah diteliti oleh mbak2 petugasnya, saya diberi tanda terima dan dengan ramah beliau berkata “Pengurusannya selama 4 hari kerja, nanti tanggal 22 coba telepon dulu ya ke nomor ini sebelum diambil paspornya”.  Hmmm… Okeh, tanggal 22 Oktober itu hari Senin, berarti masih ada hari Rabu-Kamis-Jumat-Sabtu-Minggu-Senin.                                      Huffttt….Hari-hari yang sangat menyiksa lahir batin tentunya!!!! *hela nafas*

Dengan lantai gontai saya pun keluar dari embassy dan menata hati untuk mengusir kegalauan visa..  😀

Pada hari Senin berikutnya, dengan ritme takikardi yang teratur, sekitar jam 13.30 saya mencoba menelpon nomor (021) 2992-3030. Operatornya berkata bahwa paspornya sudah bisa diambil. Semakin deg-degan setelah mendengar kabar galau tersebut.*Diterima-Ditolak-Diterima-Ditolak-Diterima-Ditolak*

Saat itu saya sedang rapat diluar kantor, segera setelah rapat selesai, saya bergegas menuju Embassy dengan menggunakan busway. Memang sudah rejekinya, saya langsung dapat Busway tujuan Ragunan-Harmoni, yang berarti bisa memangkas waktu transit di Dukuh Atas. Setelah tiba di halte Plaza Indonesia, saya berlari-lari menuju The Plaza Office Tower karena seingat saya batas pengambilan paspor waktu itu adalah jam 16.00, yang berarti setengah jam lagi loket pengambilan visa ditutup (jam ditangan saya sudah menunjukan pukul 15.30).

Setelah sampai dilantai 30, saya langsung diarahkan oleh petugas keamanannya untuk langsung menuju ke loket. Saya serahkan kuitansi dan tak lama kemudian saya diberikan paspor berwarna hijau ituh. Setelah mengucapkan terima kasih, saya duduk disalah satu kursi, dengan degup jantung yang makin tidak teratur saya mengintip paspor yang ada tangan. Saya langsung mencari tempelan kertas yang tebal di pertengahan halaman paspor dan ketika saya buka, Alhamdulillah tempelan visa ituh ada dipaspor saya.

Korea, I’m comiiiiingggggg!!!!!!!     *dancing*

Note : Saat ini Kedutaan Korea sudah pindah lokasi ke Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 57, Jakarta Selatan, Telp 2967-2555, 2967-2580.

Visa Korea
Visa Korea yang tertempel di paspor
Advertisements

14 thoughts on “Visa Korea

    1. Dari persyaratan yang ditetapkan Embassy memang tidak ada nominal saldo yang harus mengendap di tabungan. Beberapa blog yang pernah saya baca memang banyak yang mengatakan nominal saldo kebanyakan 10 juta ke atas. Tapi pengalaman kemarin ketika mengajukan visa korea, teman saya ada yang nominal saldo tabungannya sekitar 4 juta. Kalau menurut saya, asalkan cash flow tabungannya baik dan saldo yang ada bisa meyakinkan Embassy kalau kita mampu travelling ke Korea , rasanya visa akan lebih mudah disetujui.

  1. bu saya nanya y, saya niy kan ga kerja. suami saya kerja tapi kantornya ga bisa mengeluarkan surat sponsor yang ada nama saya di surat itu (padahal keterangannya atas biaya sendiri ;( ). sebenarnya referensi kerja itu mmg harus atau hanya tambahan saja? tenkyu y bu

    1. Hi Mbak Theresia,
      Ada beberapa persyaratan yang diminta dari Embassy Korea, salah satunya yaitu Surat Keterangan Kerja dan SIUP (jika tidak berkerja surat keterangan tidak diperlukan), jadi menurut saya referensi kerja itu memang diperlukan untuk memastikan kita mempunyai perkerjaan tetap di Indonesia dan tidak mencari perkerjaan disana. Kalau Mbak Theresia berencana jalan dengan suami, maka Mbak Theresia hanya tinggal memasukan dokumen kartu keluarga ke dalam permohonan visa dan tidak memerlukan surat keterangan kerja.

  2. Mbak mau tanya kalau mengajukan Visa nya tanpa menyertakan ticket pesawat PP bisa ? karena kalau sudah beti ticket ternyata Visa di reject kan hangus tickernya ….

    1. Hai Mbak Nunung,
      Menurut saya, tidak masalah mengajukan visa tanpa menyertakan tiket pesawat PP karena di persyaratan yang di minta oleh Kedutaan tidak ada permintaan untuk melampirkan tiket pesawat.
      Yang penting persyaratan utama yang diminta oleh Kedutaan harus lengkap dan bisa meyakinkan pihak Kedutaan untuk meng-approve permohonan Visa.
      Good luck ya!

      1. Makasih Mbak untuk respon-nya ….oh ya nanya satu lagi , paspor lama diminta juga + copy-nya ? di paspor lama sidah ada beberapa cap in/out + label visa ….

    1. Hai, Dini!
      Sebenarnya bisa karena memang di persyaratan yang di ajukan Kedutaan tidak ada persyaratan tentang tiket. Tapi mengingat harga tiket yang semakin melambung, kita harus bijak mengatur budgeting dan tidak mudah tergiur harga promo. Hehehe…
      Apakah Dini sudah dapat Visa tanpa memberikan tiket?

    1. Hai Leny,
      Proses visa Korea yang waktu itu saya alami memang hanya butuh 4 hari kerja ya. Tapi ada beberapa teman yang mengalami proses pengurusan visa lebih dari 4 hari kerja. Bahkan ada yang berminggu-minggu. Coba kontak terlebih dahulu pihak Kedutaan jika ingin mengambil visa, mengingat waktu proses pembuatan visa adalah kebijakan dari pihak Kedutaan Korea.
      Semoga sukses ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s